Opini

Pemimpin yang Amarah, Oleh: Ismail Lutan*

Kamis, 26 Oktober 2017 - 23:50:51 WIB | dibaca: 440 pembaca | komentar: 0

Sulit mencari pemimpin formal yang amanah di era pilkada ini, yang banyak ditemui adalah pemimpin yang penuh amarah, dan penuh kecurigaan. Mengapa demikian? Karena untuk menjadi pemimpin formal, katakanlah Walikota, Bupati dan Gubernur mereka harus melakukan pertarungan hidup mati yang menghalalkan semua ... [selengkapnya]

Merefleksikan Kemerdekaan Bagi Generasi Muda Indonesia

Kamis, 24 Agustus 2017 - 16:33:34 WIB | dibaca: 464 pembaca | komentar: 0

Oleh : Aris Darussalam )* Hari kemerdekaan merupakan momen bersejarah dan momen terpenting bagi suatu bangsa dan negara, termasuk juga bagi Indonesia. Pasalnya, kemerdekaan Indonesia diperoleh melalui perjalanan panjang dan perjuangan yang keras dari para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dari para ... [selengkapnya]

Timbangan Keadilan

Jumat, 04 Agustus 2017 - 10:36:07 WIB | dibaca: 674 pembaca | komentar: 0

Timbangan dosa-pahala Atok sama, jarum keadilannya tidak bergerak ke kiri maupun ke kanan. Malaikat bingung, kemudian melaporkan kepada Tuhan.Tuhan Yang Maha Adil dan Maha Bijaksana terdiam sejenak, kemudian bertitah. “Beri Atok kesempatan kedua!” * Malaikat kemudian mendatangi Atok yang ... [selengkapnya]

Perlukah Jargon Menanamkan Ideologi? Oleh Ismail Lutan*

Kamis, 08 Juni 2017 - 08:46:38 WIB | dibaca: 903 pembaca | komentar: 0

Hari-hari belakangan, sejak Pancasila dinyatakan lahir secara resmi tanggal 1 Juni, bergema jargon di seantero pelosok negeri. “Aku Indonesia, Aku Pancasila”. Beberapa tokoh penting menggaungkannya dalam berbagai pertemuan akbar, dan beberapa tokoh populer memasang tags itu di laman pribadi ... [selengkapnya]

HARDIKNAS 2017 Analisa Kritis dan Strategi PII

Rabu, 03 Mei 2017 - 09:18:45 WIB | dibaca: 884 pembaca | komentar: 0

Oleh : Husin Tasrik Makrup Nst *) Masyarakat Indonesia umumnya mengetahui bahwa setiap tanggal 2 Mei adalah peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS). Momentum bersejarah biasanya disambut dengan nostalgia dan euforia. Kegiatan tersebut adalah hal yang wajar akan tetapi, jangan sampai ... [selengkapnya]

Mengawal Pilkada Jabar, Oleh: H. Ismail Lutan*

Rabu, 05 April 2017 - 12:14:26 WIB | dibaca: 658 pembaca | komentar: 0

Tahun depan Jawa Barat (Jabar) akan mencari pengganti Ahmad Heryawan sebagai gubernur. Beberapa nama sudah mulai mencuat ke permukaan, baik yang didukung partai maupun yang masih mencari partai pendukung. Diantaranya Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi, Deddy Mizwar, Dede Yusuf, Rieke Diah Pitaloka dan Netty ... [selengkapnya]

KPK Harus Menyidik Parpol yang Diduga Menerima Suap E-KTP agar dapat Membubarkannya By: Yusril Ihza

Jumat, 10 Maret 2017 - 15:53:12 WIB | dibaca: 569 pembaca | komentar: 0

Dakwaan tindak pidana korupsi e-KTP yang kini mulai disidangkan, diduga bukan hanya melibatkan terdakwa mantan pejabat Kemendagri Irman dan Sugiharto, tetapi juga melibatkan politisi terkemuka dari berbagai partai politik. Terdakwa Irman bahkan menyebutkan beberapa partai politik, termasuk parpol yang sedang ... [selengkapnya]

Analisis Abdullah Hehamahua :

Selasa, 22 November 2016 - 08:27:13 WIB | dibaca: 679 pembaca | komentar: 0

Ahok sudah ditetapkan sebagai tersangka. Tidak berarti, dia tidak berpeluang menjadi pemenang dlm pilkada nanti. Sebab, thn 2007, KPK menahan bupati Boven Digul di Jakarta. Ketika dilakukan pilkada di sana, dia terpilih kembali. Mengapa? Sebab semuanya hasil kerja Tim suksesi antara lain dengan money politic ... [selengkapnya]

AHOK TERSANGKA, AHOK LANTANG MENANTANG!

Jumat, 18 November 2016 - 08:32:44 WIB | dibaca: 639 pembaca | komentar: 0

Oleh Edward Marthens *)   Ahok tersangka kasus penistaan agama. Dia juga dicegah bepergian ke luar negeri. Begitulah yang diumumkan Kapolri Tito Karnavian, pagi tadi (Rabu, 16/11). Alhamdulillah…   Ya Alhamdullillah. Sebagai ummat Islam, kita diwajibkan bersyukur atas ... [selengkapnya]

Ahokers dan Teroris Media Sosial

Sabtu, 10 September 2016 - 12:23:17 WIB | dibaca: 863 pembaca | komentar: 0

Oleh : Edy Mulyadi *)   Konon, media sosial atawa Medsos kini menjadi bagian (penting) dari demokrasi. Lewat Medsos orang bisa dengan lebih mudah dan bebas menyampaikan perasaan, pendapat, dan aspirasinya. Dalam konteks demokrasi pula, melalui Medsos dialog dan dialektika terbangun. Namun di ... [selengkapnya]