Home Polkam Survei IPI Tempatkan Anies Baswedan Teratas

Survei IPI Tempatkan Anies Baswedan Teratas

Suta Widhya: Rakyat Semakin Cerdas Menilai dan Memilih

148
0
SHARE
Survei IPI Tempatkan Anies Baswedan Teratas

Keterangan Gambar : Pengamat Hukum Politik Suta Widhya SH. ( foto sw)

Survei IPI Tempatkan Anies Baswedan Teratas

Suta Widhya: Rakyat Semakin Cerdas Menilai dan  Memilih

 

Jakarta, parahyangan-post.com- Survei Indikator Politik Indonesia (IPI), pimpinan Burhanuddin Muhtadi  yang dikeluarkan Minggu 21/3, menempatkan Gubernur DKI Anies Baswedan  sebagai calon presiden paling banyak dipilih oleh kaum muda.

Anies berada di peringkat  teratas yaitu mencapai angka 15,2 persen. Dengan hasil capaian tersebut menempatkan Anies berada setingkat di atas Ganjar Pranowo yang berada di urutan kedua dengan skor 13,7 persen. Kemudian Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebanyak 10,2 persen.

Menanggapi hal tersebut, pengamat Hukum Politik Suta Widhya SH, mengatakan masyarakat tidak heran dengan hasil survei dari Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia yang menempatkan nama Gubernur DKI  Jakarta Anies Baswedan yang paling banyak dipilih oleh  kalangan muda sebagai Presiden 2024.

“Survei IPI  yang dilakukan terhadap 1.200 responden dengan menggunakan telepon pada Maret 2021 sudah diprediksi banyak orang. Saat ini figur yang cemerlang memang hanya sosok Anies dengan karya nyata dengan segudang prestasi nasional dan internasional,” tutur Suta kepada parahyangan-post, Senin 23/2.

Menurut Suta, Survei IPI yang dilakukan terhadap  responden berusia berkisar 17-21 tahun cukup representatif untuk dinilai.  Karena mereka adalah kelompok yang "melek informasi"  dengan gadget di tangan lebih dari 6 jam per hari. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.200 responden memiliki toleransi kesalahan sekitar lebih kurang 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen cukup memadai sebagai survei awal buat mencari kandidat calon Presiden. Ini bisa dicek lagi setiap 3 bulan, niscaya grafik akan berubah.

Ada hal yang  unik Menteri Pertahanan Prabowo hanya berhadiah 9,5 persen atau 0,3 persen di bawah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang meraih 9,8. Menyusul berikutnya  Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dengan 4,1 persen. Ini maknanya Prabowo sudah menjadi masa lalu yang tidak perlu diingat.

Berikutnya angka perolehan sangat tidak signifikan untuk menjadi calon presiden  seperti Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua DPR Puan Maharani, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Kepala BIN Budi Gunawan, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Polhukam Mahfud MD, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar memiliki tingkat keterpilihan di bawah 2 persen.

Menurut Suta hasil survei yang menempatkan Anies Baswedan di posisi tertinggi perlu  bisa menjadi calon presiden 2024 dengan jalan meraih hati anak muda lewat cara  mengakomodasi aspirasi dan kepentingan mereka. Bukan sekedar tebar Pesona sebagai yang sudah dialami selama ini.

"Untuk itu Anies yang sudah punya  "modal simpati" dari Partai NasDem (9,05%) mesti merangkul 10,95 persen kekurangan minimalis jika syarat Presiden Trasehold sebesar 20%. Yang paling tepat Anies Baswedan kudu memelihara suara yang berasal dari umat Islam tanpa menafikan umat lain yang punya rasionalitas atas apa yang dilihat dan dirasakan selama warga Jakarta dipimpin oleh Anies." Ungkap Suta lebih lanjut.

Suta menyarankan agar Anies Baswedan merangkul kelompok nasionalis seperti para pemilih PDIP, PD, dan Gerindra. Tentu saja para pemilih muslim tidak boleh terputus silaturahminya meski sudah gembos atau digembosi oleh kekuatan sekuler.*** (pp/sw)