Home Polkam Sejumlah Organisasi Pemuda Islam Deklarasikan FAK

Sejumlah Organisasi Pemuda Islam Deklarasikan FAK

Hentikan Pembahasan RUU HIP

42
0
SHARE
Sejumlah Organisasi Pemuda  Islam Deklarasikan FAK

Keterangan Gambar : Aksi pembakaran lambang PKI oleh aktivis anti komunis di Jakarta (foto Mahdi)

Sejumlah Organisasi Pemuda Islam Deklarasikan FAK

Hentikan Pembahasan RUU HIP

Jakarta, parahyangan.-post.com,  Beberapa organisasi  Pemuda Islam mendeklarikan Front Anti Komunis atau FAK di, Gedung GPII, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 22 Juni 2020.

Mereka diantaranya, SBII GPII, KB GPII, PII dan STII.

Koordinator Deklarasi Muchlis Halim mengatakan FAK dideklarasikan guna menyikapi perkembangan situasi politik terkini. Terkait pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang diduga disusupi paham komunis.

“Kita turut prihatin. Pancasila terancam oleh PKI yang menyusup ke partai tertentu dan berusaha menghapus Tap MPRS No : 25 / 1966. Kita melihat PKI berinkarnasi via RUU HIP tersebut,” uturnya.
Makanya, lanjut Muchlis, FAK menolak tegas pembahasan RUU HIP dilanjutkan dan meminta DPR menghentikannya.

Deklarasi FAK dibacakan oleh Sekjen Agusuryawan dan dilanjutkan dengan orasi ilmiah oleh KH Iqbal Siregar.

Beberapa point deklarasi FAK diantaranya  mendukung Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan alumni 212 yang telah meminta  DPR menghentikan pembahasan mubazir RUU
HIP.  Menghindari terulang konflik ideologi Pancasila yang sudah final dari kesepakatan perjanjian luhur berbangsa dan bernegara Indonesia.

Mengingatkan kembali kepada khalayak agar waspada terhadap bangkitnya PKI gaya baru yang dipelipori partai tententu di DPR.

Tampak beberapa tokoh muda GPII duduk/ikut sebagai deklarator, diantarnya , Dewa, Sunu, Gufron (Qori), Adang, Ahmadi, Syarifudin, Rahmat, Edi Gampang, Wardi, Hunaen, Iqbal Tanjung, Maftuh S, Yusdi, Mahdi.

Sementara itu. dalam orasi ilmiahnya, KH Iqbal Siregar mengatakan, umat Islam harus menyambut kebangkitan PKI dengan Jihad, PKI keji memfitnah HTI (Hizbut Tahrir Indonesia – red) yang dituduh mengubah Pancasila.

“Kenyataannya,  kini PKI via partai tertentu di DPR mengubah Pancasila mengkhianati faunding father.
Pancasila merupakan toleransi terbesar Muslim dengan mencoret sila 1 Pancasila yang awalnya menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya,” tuturnya.


Dalam bagian lain orasinya, dikatakan, dalam khidmat Peringatan Piagam Jakarta, berharap kepada rezem Jokowi jangan lagi ada perbedaan pendapat demokrasi mengorbankan ulama dengan tuduhan makar.

 Sebelumnya, beberapa organik Pembela Pancasila anti PKI sudah mndeklarasikan diri untuk menolak pembahasan RUU HIP, antara lain, APPI (Aliansi Patriot Peduli Indonesia) Se Bekasi, Kokam Muhamadiyah di titik nol Jogja, FPI Bogor.
Bersamaan dengan acara FAK, juga dideklarasi Front Anti Komunis Indonesia (FAKI) Pimpinan Dedi Mulyadi di hotel Sofyan Betawi. Menteng, Jakarta*** (pp/aboe/Mahdi)