Home Agama SEBENTAR LAGI MENJADI KENYATAAN

SEBENTAR LAGI MENJADI KENYATAAN

OBSESI SEMESTA AL QURAN

279
0
SHARE
SEBENTAR LAGI MENJADI KENYATAAN

Oleh : Imansyah Hakim Al Rasyid, 
       W.Suratman, Abdan Lillaahil Ahad
       dan Muhammad Syahrir/tim PP.

BOGOR (Parahyanganpost.com) -- Lama tak terdengar, setelah masa lockdown ujian corona yang menghempas per ekonomian, disusul dengan PSBB yang berjilid jilid masanya, memakan waktu, energi dan stamina yang tidak ringan. 

Toh pada kwartal akhir,   status Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor dinyatakan berstatus hijau sebagai satu dari dua Kecamatan yang berhasil lolos dari predikat zona merah covid 19. 

Adalah Ciparingga sebuah dusun yang terletak dalam kawasan Desa Cibadak Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor yang berbatasan dengan Kabupaten Cianjur, kontur tanahnya yang dikelilingi bukit, berada di atas ketinggian dan masih berhawa sejuk walau disiang hari ini,  menurut Ardi Wibisono, Ketua Pengarah Pelaksanaan Proyek yang juga salah seorang Muwakif adalah tempat terakhir pencarian lokasi dimana segala aktifitas kegiatan belajar mengajar Yayasan Semesta Al Quran di Jakarta Kawasan Tebet itu akan diboyong sepenuhnya ke dusun Ciparingga ini. 

Meminjam istilah sang Mudir muda Abdan Lillaahil Ahad, di dusun inilah rupanya langkah kita terhenti, ibarat Unta Rasulullah yang berhenti menandai akan segera dibangunnya sebuah peradaban baru, kota baru, eksistensi baru, tempat akan dimulainya kegiatan mulia, men- semesta- kan Al Qur'an  dibumi Ciparingga. 

Kalimat men semesta kan Al Qur'an berarti meliputi seluruh alam semesta termasuk segala macam isinya, yang memang masih asri tersisa di kawasan ini, tak kurang masih terdengar suara bising teriakan trachypithecus sejenis lutung yang bersahut sahutan dengan suara khasnya, di udara sesekali hinggap di pohon tinggi atas bukit burung elang ular spilornis cheela dengan lengkingan suaranya yang tinggi, dan juga jangan ditanya keberadaan sang babi hutan sus scrofa  yang dijadikan agenda tetap para pemburu kota dengan belasan ekor anjing terlatih, kerap ngumpul menandai event event mereka. 

Kepada alam, hewan dan tumbuhan serta manusia yang ada di sekitar keberadaan Semesta Al Qur'an kita berkhidmat, demikian pungkas Abdan.

Dusun Ciparingga yang dulunya dipenuhi dengan rapatnya tumbuhan daun pisang, sebagai helai daun yang mengisi pasar pasar jabodetabek dimulai di dusun ini,  menghasilkan rupiah serta mata pencaharian penduduk setempat, ditanam diatas tanah berkontur undakan bukit.

Ciparingga di tangan seorang pimpinan proyek yang juga seorang wartawan ini, kini telah berubah drastis, ibarat seorang gadis yang tengah bersolek, mempercantik diri, terus membuat inovasi menembus batas.

"Lahan yang tadinya sulit dilalui walau dengan berjalan kaki, kini terlihat nyaman dihati, pembangunan turab batas kali kini kokoh dengan bronjong bronjong berisi batukali, penguatan jembatan dengan pondasinya yg kokoh,  inilah yang dimaksud dengan sahabat semesta, bersahabat dengan alam serta bersahabat dengan masyarakat sekitar Ciparingga," Imbuh Muhammad Syahrir pimpro Semesta Al Qur'an.

Bagian atas plan B, di ketinggian area, rencananya akan dibangun Masjid, dikelilingi taman,  hingga pengunjung dan  penghuni akan merasa betah mengawali harinya beribadah di Masjid ini, dengan view perbukitan yang eksotik kita akan menyaksikan pemandangan indah yang luar biasa.

Sedangkan plan C, rencananya ditempat ini akan dibangun area peternakan Kambing,  Domba dan Sapi serta perternakan Unggas lainnya.

Area nya yang cukup luas memungkinkan Yayasan Semesta Al Qur'an mandiri dengan pakan ternak berupa rumput gajah yang akan ditanam diseputar lahan yang kosong.

Yayasan Semesta Al Qur'an bukan saja bercita cita membumikan Al Qur'an dengan memberikan pengajaran seni membaca dan menghafal Al Quran kepada masyarakat sekitar, tetapi bagi setiap anak yang ingin menjadi hafidz dan hafidzah handal, bisa belajar ditempat ini, gratis tanpa dipungut biaya.

Para lulusan nantinya diharapkan bisa membawa ruh kebaikan dan semangat Al Qur'an disetiap sendi kehidupannya, akan tetapi juga mampu menjawab tantangan zaman di era kapanpun.

Terlebih penting, segala macam kebaikan yang telah dijalankan pengurus Yayasan, pahalanya akan terus mengalir untuk para donatur, founding father, dan orang orang yang ikhlas terlibat pada proyek ini hingga yaumil akhir.

Tak terputus selama tempat ini masih memberikan sonansi getaran qalam Al Qur'an disetiap waktunya.
Kami akan menjalankan amanah ini dengan baik,  hati yang ikhlas dan benar sesuai tuntunan ilahi.

Demikian kata mudir Ciparingga Abdan Lillahahil Ahad, mengakhiri ceritanya.

Tanjungsari, Cibadak Ciparingga
Dalam Safari,  Ahad 30 Agustus 2020

(tim wartawan parahyangan post)