Home Disaster Sebanyak 5.500 Relawan Hadir Pada Rakornas PB 2020

Sebanyak 5.500 Relawan Hadir Pada Rakornas PB 2020

133
0
SHARE
Sebanyak 5.500 Relawan Hadir Pada Rakornas PB 2020

JAKARTA (Parahyangan-Post.com) – Suksesnya penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Rakornas PB) tahun 2020, yang berlangsung di Sentul International Convention Center, Sentul, Bogor pada Selasa (04/02), tidak lepas dari antusiasnya kehadiran para relawan.

Menurut Kepala BNPB, Doni Monardo, berdasarkan data dari panitia Rakornas, pada acara ramah tamah dalam rangka HUT BNPB ke 12, di Graha BNPB, Rabu (05/02), sebanyak kurang lebih 5.500 orang relawan hadir pada acara Rakornas tersebut.

Para relawan tersebut berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, baik dari Satuan Relawan Bencana (SRB) Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Jabodetabek, dan daerah lainnya. Relawan tersebut juga berasal dari berbagai lembaga yang selama ini aktif dalam setiap respon ketika terjadi bencana.

Sementara itu menurut salah satu tim relawan, Maya Sandra yang mengurusi pendataan relawan dibawah Squad Penanggulangan Bencana Indonesia (Squad PBI), sebanyak 544 orang relawan dari 66 lembaga yang berada dibawah koordinasi Squad PBI, terutama yang berada di Jabodetabek, ikut berpartisipasi dan hadir dalam Rakornas PB 2020 tersebut.

Bahwa bentuk dan partisipasi Squad Penanggulangan Bencana Indonesia dalam mendukung kegiatan penaggulanan bencana dibawah BNPB sudah banyak terlibat, baik dalam respon tanggap darurat seperti di Lombok, Palu, Bogor, Banten, dan daerah lainnya, serta dalam berbagai kegiatan lain diluar respon tanggap darurat, jelas wanita yang keseharianya berprofesi sebagai dokter.

Disamping itu, lanjut Maya, Squad Penanggulangan Bencana Indonesia,  dibentuk pada tanggal 28 April 2017, memiliki tujuan ; sebagai wadah bagi lembaga, komunitas, organisasi dan relawan kemanusiaan. Sebagai sarana bertukar informasi terkait hal yang berhubungan dengan misi dan visi lembaga. 

Mengadakan pelatihan-pelatihan atau mitigasi kebencanaan, menerjukan personil pada pra – fase dan pasca bencana terjadi. Memberikan edukasi kepada masyarakat sebagai enatisipasi darurat. Sebagai media komunikasi antar lembaga, organisasi dan pelaku industry, serta menjembatani para relawan untuk bersinergi, beraktivitas dan bermanfaat.

“Sampai saat ini, ada sekitar 86 lembaga yang bergabung dalam Squad Penanggulangan Bencana Indonesia, dengan ribuan orang anggotanya tersebar diberbagai daerah di Indonesia. Khusus untuk yang di Jabodetabek, diantara lembaga saling bersinergi ketika terjadi bencana dan menjadi mitra BPBD setempat. 

Disamping itu dalam setiap kegiatan dengan BNPB, kami selalu berkoordiniasi dengan Direktorat Kesiapsiagaan, khususnya Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat, dibawah Komando, Pangarso Suryotomo atau yang biasa dipanggil Pak Papang, ”jelas Maya Sandra.

Sinergi antara BNPB dengan para relawan menjadi begitu penting, bahkan secara tegas disampaikan oleh Kepala BNPB bahwa momentum rakornas dengan bersinerginya para relawan, menjadi wujud  nyata kearifan lokal, yaitu semangat gotong royong. 

(sumber : BNPB)