Home Hukrim Rumah Sakit di Jakarta Timur Dapat Bantuan Stok Oksigen Dari Kejaksaan

Rumah Sakit di Jakarta Timur Dapat Bantuan Stok Oksigen Dari Kejaksaan

153
0
SHARE
Rumah Sakit di Jakarta Timur Dapat Bantuan Stok Oksigen Dari Kejaksaan

JAKARTA [www.parahyangan-post.com] - Kejaksaan Negeri Jakarta Timur (Kejari Jaktim) akan mendistribusikan oksigen ke rumah sakit umum yang berada di wilayah Jakarta Timur. Bantuan oksigen ini dikatakan oleh Ardito Muwardi SH MH tak lain demi mendukung PPKM Darurat. 

Rencananya, Rumah Sakit Umum Adhyaksa serta Rumah Sakit Umum Pasar Rebo Jakarta Timur pada hari Kamis 8 Juli 2021 akan menerima bantuan oksigen dari pihak Kejari Jaktim dalam penanganan COVID-19. 

" Sesuai dengan instruksi pemerintah semua diinstruksikan untuk mendukung PPKM Darurat. Dimana PPKM Darurat ini adalah salah satu untuk menekan lonjakan Covid-19 yang sekarang amat sangat menggila," terang Kepala Kejari Jaktim disela-sela liputan khusus, Rabu (7/7/2021). 

Menurut Ardito, dengan bantuan oksigen saat kelangkaan masa pandemi ini setidaknya dapat membantu pasien. Melonjaknya pasien COVID-19 dibeberapa rumah sakit menjadi alasan bahwa oksigen sulit diperoleh masyarakat terutama pasien yang tengah menjalani perawatan. 

" Secara khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Timur dari serangkaian penanggulangan Covid dalam masa PPKMD ini kami juga berusaha ikut andil. Satu dari sekian banyak itu besok hari Kamis tanggal 8 Juli 2021 kami mencoba untuk ikut berperan serta dalam proses pengangkutan tabung oksigen ke beberapa rumah sakit yang ada di Jakarta Timur," jelas Ardito. 

Namun demikian, Kejari Jaktim menjamin ketersediaan stok oksigen untuk kepentingan kesehatan masyarakat di Jakarta Timur. Upaya penekanan penyebaran virus corona juga disampaikan oleh Ardito dengan mematuhi protokol kesehatan. 

Lebih lanjut, pihaknya telah berkoordinasi dengan depo-depo pengisian oksigen di Jakarta. Pendistribusian oksigen diberbagai rumah sakit juga menjadi prioritasnya untuk menjawab kebutuhan pasien yang kini mengalami lonjakan harga. 

" Pertama kami sudah jelas berkoordinasi dengan pemerintah untuk berkoordinasi dengan depo depo pengisian oksigen. Dan juga memberikan informasi sekiranya membutuhkan kecepatan distribusi atau isi ulang dari tabung-tabung ke rumah sakit tersebut," ungkap Ardito.

(didi/pp)