Home Hukrim PT Siloam International Hospital Digugat Mantan Karyawan ke PN Serang

PT Siloam International Hospital Digugat Mantan Karyawan ke PN Serang

129
0
SHARE
PT Siloam International Hospital Digugat Mantan Karyawan ke PN Serang

SERANG (Parahyanganpost.com) -- Mantan karyawan PT. Siloam International Hospital, Tbk mengajukan gugatan perselisihan pemutusan hubungan kerja terhadap PT. Siloam International Hospital, Tbk ke Pengadilan Negeri Serang. Upaya tersebut dilakukan Rio Andra karena dipecat oleh PT. Siloam International Hospital, Tbk secara sepihak termasuk gaji dan tunjangan dipotong secara sepihak. 

" Pesangon Pekerja pun tidak dibayarkan, dan yang lebih parah lagi PHK tersebut dilakukan oleh PT. Siloam International Hospital, Tbk hanya melalui pertemuan virtual lewat zoom tanpa pernah dilakukannya prosedur pengakhiran hubungan kerja secara patut dan benar baik berdasarkan Perjanjian Kerja maupun Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan," ungkap eks karyawan PT. Siloam International Hospital, Tbk pada Kamis (5/11/2020). 

Adapun pemecatan tersebut dilakulan semata-mata karena alasan pandemi COVID-19. Padahal berdasarkan ketentuan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan PKWT, pengusaha hanya dapat melakukan PHK kepada Pekerja apabila dalam keadaan perusahaan tutup, perusahaan mengalami kerugian secara terus menerus selama 2 (dua) tahun. 

Selanjutnya, ada keadaan memaksa (force majeure) seperti bencana alam (gempa bumi, tanah longsor, banjir). Kemudian, (ii) Kebakaran, perang, huru-hara, pemogokan dan epidemi (iii) Tindakan pemerintah dibidang moneter yang menyebabkan kerugian luar biasa, perusahaan mengalami kerugian sehingga efisiensi, perusahaan dinyatakan pailit, pekerja memasuki usia pensiun dan apabila pekerja terbukti melakukan kesalahan berat.

Namun, pada faktanya diutarakan Kuasa Hukum Rio Andra kondisi-kondisi sebagaimana yang disebutkan diatas tersebut tidak pernah terjadi dan pekerja juga tidak pernah sekalipun melakukan pelanggaran atau kesalahan berat selama bekerja.

" Pada mulanya klien kami hanya memiliki hubungan kerja dengan status PKWT. Namun dalam pelaksanannya ternyata Pekerja dipekerjakan seperti sapi perah, karena Pekerja diberikan pekerjaan-pekerjaan pokok perusahaan yang bersifat tetap dan terus-menerus untuk 7 perusahaan yang berbeda-beda sekaligus, dan Pekerja juga sering ditugaskan untuk berdinas ke berbagai kota dari perusahaan yang berbeda-beda tersebut. Padahal didalam kontrak kerja, klien kami hanya bertanggung jawab dengan PT. Siloam International Hospital, Tbk saja," kata Frans Cesar SH MH CLA selaku tim kuasa hukum di PN Serang. 

Oleh sebab itu, tindakan sewenang-wenang yang telah dilakukan oleh PT. Siloam International Hospital, Tbk kepada Pekerja tersebut baik dalam pelaksanaan perjanjian maupun cara pengakhiran hubungan kerja bertentangan dengan Perjanjian Kerja, Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan Keputusan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Republik Indonesia No. : 100/MEN/VI/2004 Tentang Ketentuan Pelaksanaan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu. 

"Hari ini jadwal sidang pertama, namun Tergugat tidak hadir, padahal tadi majelis hakim sudah melihat relaas panggilannya, disitu tertulis Tergugat sudah menerima relaasnya, artinya mereka sudah tahu kalo hari ini ada agenda sidamg. Nanti agenda sidang berikutnya minggu depan, hari Rabu tanggal 11 November 2020," kata Frans. 

Sebelum mengajukan gugatan, dijelaskan dia, kliennya telah melakukan upaya-upaya perundingan Bipartit maupun secara Tripartit dengan bermediasi bersama PT. Siloam International Hospital, Tbk di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang. Mediasi dalam permasalahan ketenagakerjaan ini tidak ada titik temu terhadap penyelesaian permasalahan yang ada. 

" Setelah memperoleh Surat Anjuran dari Mediator di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang, demi mendapatkan keadilan dan upaya hukum yang lebih maksimal lagi, maka Pekerja memutuskan untuk mengajukan Gugatan Perselisihan Pemutusan Hubungan Kerja di Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Serang.Terhadap adanya gugatan dari mantan karyawannya, sampai saat ini belum ada tanggapan apapun dari pihak PT. Siloam International Hospital, Tbk," tandasnya.

(didi/pp)