Home Ekbis PJMI - TraveLearn Jalin Kerja sama

PJMI - TraveLearn Jalin Kerja sama

Meningkatkan SDM Bidang Pariwisata

276
0
SHARE
PJMI -  TraveLearn Jalin Kerja sama

Keterangan Gambar : Dari kiri ke kanan: Ketua Umum PJMI H. Ismail Lutan, Direktur Utama TraveLearn Sigit Sulistianto, SE. CPM, Direktur Operasional TraveLearn Ari Chandra Kurniawan, Komisaris TraveLearn Hari Soul Putra, Dewan Pembina PJMI Muhammad Anthoni. (foto : pjmi/pp)

PJMI -  TraveLearn Jalin Kerja sama

Meningkatkan SDM Bidang Pariwisata

JAKARTA, - Parahyangan Post - Profesi yang tidak bakal hilang di era industri G.4, bahkan semakin berkembang adalah industri pariwisata. Karena  orang berwisata tidak bisa digantikan oleh robot ataupun Artificial Intelligence (AI).

Hal tersebut disampaikan  Komisaris TraveLearn Hari Soul Putra pada Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) dan PT Wisata Keliling Dunia (TraveLearn),  di Kantor Sekretariat PJMI, Jakarta Timur, Sabtu (08/10/2022).

Naskah kerjasama tersebut ditandatangani Ketua PJMI Ismail Lutan dan Direktur Utama TraveLearn Sigit Sulistianto, SE. CPM, disaksikan oleh Dewan Pembina PJMI Muhammad Anthoni, Sekjen W.Suratman, Wakil Sekjen Rana Setiawan, Komisaris TraveLearn Hari Soul Putra, Direktur Operasional TraveLearn Ari Chandra Kurniawan, Ketua Dewan Pembina  Daerah (DPD) Tangerang Selatan,  Komunitas Merdeka Keliling Dunia (MKD)  Nira Sulianti, M.Pd, bersama pengurus dan anggota PJMI lainnya.

Lebih jauh dikatakan Hari, Wartawan yang sudah sangat berpengalaman dalam menulis, membuat laporan perjalanan, dan mempunyai jaringan luas, sangat berpotensi berkecimpung  di industri pariwisata.

“Dengan dasar itulah kami mengajak wartawan yang tergabung dalam PJMI untuk ikut memperkuat industri pariwisata, tanpa meninggalkan profesi utamanya,” tambahnya.

Ketua PJMI Ismail Lutan menjelaskan, ruang lingkup kerja sama dengan TraveLearn sebagai pusat edukasi bisnis perjalanan wisata dan wisata edukatif ini terdiri dari empat hal.

"Kerja sama ini ruang lingkupnya yakni pertama mengenai pelatihan sertifikasi BNSP untuk tour leader dan pelatihan-pelatihan lainnya," kata Ismail.

Selain itu, peluang anggota PJMI menjadi agen Cheria Halal Holiday serta pelaksanaan Edutrip (cruise serta lokal dan international edutrip).

"Kerja sama ini juga mengenai pelaksanaan pelatihan dan kerjasama jurnalisme dan program bisnis tour, travel dan wisata lainnya," pungkasnya.

Direktur Utama TraveLearn Sigit Sulistianto, SE. CPM., mengharapkan dalam kerja sama ini, PJMI dapat menjadi mitra strategis dalam berkontribusi meningkatkan industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia, bersama para mitra dan para pemangku kepentingan lainnya.

"Kita harapkan melalui kerja sama ini, kita dapat silaturahim berkolaborasi jadi satu keluarga di komunitas Merdeka Keliling Dunia," imbuhnya.

Sigit mengatakan, pada perjalanan awalnya, TraveLearn mengadakan seminar-seminat wisata halal, program sertifikasi tour leader serta pengembangan komunitas.

"Namun ke depan, TraveLearn bertekad menjadi market leader dalam ekosistem eduwisata, mulai dari pencetak tenaga kerja, integrasi wisata edukatif, hingga pengembangan destinasi eduwisata," ujarnya.

Kehadiran TraveLearn didasari pada membangun sebuah lembaga edukasi dalam mencetak tour leader yang profesional."Hal ini mengingat kebutuhan tenaga tour leader yang cukup tinggi dampak dari revenge traveling pasca pandemi Covid 19," ujarnya.

Sebagaimana misinya, Sigit menambahkan, TraveLearn menjadi perusahaan eduwisata yang terdepan dalam mencetak SDM yang unggul dan tenaga kerja profesional dalam bidang bisnis pariwisata dengan kurikulum yang terbaik.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional TraveLearn Ari Chandra Kurniawan mengatakan, TraveLearn membangun narasi kepada masyarakat untuk berani bermimpi menjelajahi dunia melalui profesi tour leader dan bisnis perjalanan wisata.

TraveLearn menjadi inkubator bagi para calon pengusaha bidang tour dan travel dengan mengembangkan layanan edukasi SDM industri pariwisata di Indonesia.

"Upaya ini dilakukan dengan melakukan road show seminar dan pelatihan di kota-kota besar berkaitan dengan bisnis perjalanan wisata mulai dari menjadi tour guide (pramuwisata), tour consultant, tour operations, tour planner, tour leader, hingga menjadi Travelpreneur," pungkasnya.***(pp/aboe/RS)