Home Ekbis Persediaan Stok Minyak Goreng di Pasar Terbatas

Persediaan Stok Minyak Goreng di Pasar Terbatas

363
0
SHARE
Persediaan Stok Minyak Goreng di Pasar Terbatas

JAKARTA (www.parahyangan-post.com) - Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya kembali melakukan pemantauan lapangan terhadap ketersediaan dan harga minyak goreng di beberapa lokasi antara lain Provinsi DKI Jakarta, Kota Bekasi, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor Jawa Barat. Pemantauan kali ini merupakan kelanjutan dari pemantauan pertama yang dilakukan pada bulan Februari 2022 yang lalu.

" Pemantauan kami lakukan selama 3 (tiga) hari dari tanggal 12-14 Maret 2022 di sejumlah titik seperti pasar tradisional, toko tradisional, pasar modern, dan ritel modern diwilayah kerja Ombudsman RI Jakarta Raya," jelas Mulyadin selaku Plh Kepala Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya, Rabu (16/3/2022). 

Adapun, beberapa hasil temuan dari pemantauan Ombudsman Jakarta Raya tersebut yaitu, harga minyak goreng curah di pasar tradisional terpantau sekitar Rp18.000-Rp22.000 per liter dan untuk harga minyak goreng kemasan berkisar Rp17.000 per liter dan Rp35.000-Rp41.000 per 2 liter.

" Masih terdapat stok persediaan minyak goreng di pasar tradisional namun tidak banyak. Beberapa pedagang memilih untuk tidak men-stok minyak goreng karena harga dari agen masih tinggi," ungkap Mulyadin di Jakarta. 

Selain itu, harga minyak goreng kemasan di pasar modern dan ritel terpantau sesuai dengan edaran pemerintah yaitu Rp14.000 per liter dan Rp28.000 per 2 liter. Lalu,  Plh Kepala Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya mengatakan bahwa ketersediaan stok minyak goreng di pasar modern dan ritel modern tidak stabil. 

Hal ini terlihat dari beberapa toko ritel yang tidak memiliki stok minyak goreng. Dari hasil pemantauan ketersediaan minyak goreng di wilayah kerja Ombudsman Jakarta Raya tersebut, dapat dikatakan ketersediaan minyak goreng masih langka baik di pasar tradisional, toko tradisional, pasar modern, maupun ritel modern.

" Kami simpulkan bahwa minyak goreng makin sulit ditemukan," papar Mulyadin.

(Didi/PP)