Home Polkam Partai Gelora Sleman Deklarasikan Dukungan Pada Paslon Kustini Sri Purnomo & Danang Maharsa

Partai Gelora Sleman Deklarasikan Dukungan Pada Paslon Kustini Sri Purnomo & Danang Maharsa

#Pilkada : Gelora Sleman Pilih Bupati yang Bisa Santai dan Renyah Berdialog

149
0
SHARE
Partai Gelora Sleman Deklarasikan Dukungan Pada Paslon Kustini Sri Purnomo & Danang Maharsa

SLEMAN (Parahyanganpost.com) -- Partai politik adalah sarana agregasi kepentingan rakyat dalam menentukan arah kebijakan pemerintahan. Termasuk dalam menentukan kepemimpinan daerah melalui pilkada.

Sadar akan peran tersebut, Partai Gelora, meskipun belum pernah mengikuti pemilu akan terlibat aktif dalam pilkada 2020 ini. Dimulai dengan melakukan komunikasi politik baik kepada para kandidat maupun sesama partai politik.

Kondisi ini, membuat kami sebagai partai politik juga harus mengambil sikap untuk memberi dukungan kepada salah satu pasangan calon.

Setelah melalui serangkaian proses komunikasi. Hari ini, Partai Gelora Sleman menyatakan dukungan kepada pasangan calon KUSTINI SRI PURNOMO ? DANANG MAHARSA sebagai bupati dan wakil bupati Sleman.

Acara deklarasi dukungan, dilakukan dalam format dialog asyik bersama generasi muda di Kopine Mbah Doekoeh, Sinduadi, Mlati, Sleman. Dikemas dengan obrolan santai, sebagai wadah diskusi antara pasangan calon dengan generasi muda Sleman.

Kami ingin memastikan pasangan calon yang akan kami menangkan adalah figur yang mendengarkan aspirasi, kritikan dan sumbang saran dari warga Sleman secara umum. Baik itu yang tua-muda, miskin-kaya, elite-rakyat, pria-wanita. Dialog ini juga sebagai pembelajaran bagi pemimpin dan masyarakat untuk selalu mau mendengarkan suara untuk perbaikan Sleman.

Ya buat apa memilih pemimpin yang kemudian berjarak dari rakyat. Tidak saja jarak fisik namun juga jarak pemikiran, karena tidak mau berdialog untuk mendengarkan aspirasi warganya. Malah maunya hanya didengarkan. Sejauh ini Bu Kustini dan Pak Danang adalah sosok yang turun ke warga masyarakat dan bisa berdialog.

Meski Untuk Pilkada 2020 ini, kemungkinan di Sleman akan ada 3 pasangan calon. Kami sangat berharap, politik yang hadir adalah politik gagasan, bukan politik atribut seperti identitas, agama, dan atribut lainnya yan tidak ada relevansinya dengan kemajuan Kabupaten Sleman. Politik gagasan inilah yang sangat relevan, dan akan membuat demokrasi kita berkualitas, dan hasil pasca pilkada yang berkualitas, untuk kemajuan Kabupaten Sleman. Semoga pilkada ini berjalan damai, aman dan kondusif.

Sebagaimana pemilihan tempat deklarasi di warung kopi ini, kami mengambil filosofi kopi. Sebagai media diskusi hangat, penuh kekeluargaan. Walau adu argument dan pendapat dengan keras, namun kebersamaan tetap dikedepankan. Warung kopi adalah tempat yang sejak lama menjadi ajang curhat dan menyampaikan gagasan.

Kita bisa membicarakan banyak hal di warung kopi mulai dari pertanian, pembangunan fisik, pembangunan sumber daya manusia, kesehatan, ekonomi, dan lain sebagainya.

(rt/rls/pp)