Home Agama LEVEL PARA PENOLONG

LEVEL PARA PENOLONG

83
0
SHARE
LEVEL PARA PENOLONG

Oleh : Abdan Llillahil Ahad

Allah memberi mereka gelar dengan sebutan kaum anshor. Artinya para penolong. Sebuah gelar yang luar biasa. Memang pekerjaan mereka selamanya hanya memberi dan menolong. Bukan menerima apalagi mengambil. Yang ditolong juga bukan orang sembarangan. Para bangsawan quraisy yang berhijrah dari makkah. Tetapi, mereka kaum para penolong ini tidak semuanya orang kaya. Tapi memang tugas mereka adalah memberi. Sehingga orang yang paling miskin diantara mereka sekalipun juga bisa memberi.

 Mereka disebut kaum penolong baik yang kaya diantara mereka atau pun yang miskin tanpa terkecuali. Sekali lagi, tugas yang luar biasa sulit. Mereka memberikan apapun yang mereka punya. Pada orang yang sama sekali belum mereka kenal. Ada yang memberikan sebagian hartanya, ada yang memberikan sebagian tanahnya. Bahkan ada juga yang menceraikan salah satu istrinya untuk diberikan dan dinikahkan oleh sahabat yang baru saja datang dari makkah.  Ternyata itulah yang menyebabkan level mereka tinggi dihadapan Allah. Sehingga Allah ridho terhadap mereka. (Qs. Attaubah :100 ) .Tapi yang lebih dahsyat dari itu adalah mereka para penolong itu tidak punya rasa kebencian sedikitpun terhadap orang yang mereka tolong. Bahkan lebih mendahulukan orang yang mereka tolong dibandingkan kebutuhan mereka sendiri.( Qs: al hassyr:9). sepak terjang mereka diabadikan oleh Allah dalam Alquran.

Kisah para penolong ( kaum anshor) belum habis disitu. Sampailah pada masa kejayaan islam. Sampai Islam sudah hampir menaklukan 2 imperium besar. Yaitu romawi dan persia.  Rasulullah tidak memberikan jabatan apa-apa bagi kaum penolong itu. Padahal jasa mereka terlampau besar.  Justru posisi-posisi penting di duduki oleh orang-orang quraisy. Orang-orang yang berhijrah.

 Suatu ketika ada salah seorang sahabat yang memperhatikan keputusan Rasulullah yang seakan nampak tidak adil kepada kaum anshar. Tapi justru jawaban rasulullah membuat kaum anshor itu tenang.
 
"Aku tidak ingin merendahkan level kedudukan mereka hanya dengan memberikan kedudukan-kedudukan  dunia , sedangkan aku( Muhammad bersama mereka)".

Sungguh kedudukan para pemberi itu mempunyai levelnya sendiri. Jauh lebih tinggi dibandingkan dengan jabatan-jabatan. Mereka selamanya akan di sebut sebagai para penolong. Karna gelar itu Allah yang memberikan.  Jadi kalau kita ingin mempunyai level kedudukan yang tinggi dihadapan Allah, maka jadilah para penolong dan pemberi. Berikan apa saja. Kepada siapa saja. Dengan syarat. Tanpa kebencian sedikitpun.

Dari situlah kita mengambil pelajaran dari kisah masa lampau yang nama dan posisi mereka tidak pernah turun. Bahkan Selalu meninggi. Begitulah gaya mereka. Hanya memberi dan menolong. Dan mereka Abadi.(*)