Home Hukrim KPK Minta KASN Stop Jual Beli Jabatan

KPK Minta KASN Stop Jual Beli Jabatan

Mutasi Jabatan akan Pakai Sistem Elektronik

171
0
SHARE
KPK Minta KASN Stop Jual Beli Jabatan

Keterangan Gambar : Ketua KASN Prof. Agus Pramusinto M. DA. (kiri) saat mendengarkan penjelasan Komisioner KPK Alexander Marwata (foto fri)

KPK Minta KASN Stop Jual Beli Jabatan

Mutasi Jabatan akan Pakai Sitem Elektronik

Jakarta, parahyangan-post.com-Para pimpinan Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu 15/7.

Mereka terdiri dari  Ketua Prof. Agus Pramusinto M.D.A, Wakil Tasdik Kinanto SH, M, beserta jajaran Komisoner, diantaranya  Prof. Agustinus Fatem, Dr. Rudiarto Sumarwoto,MM, dan Dr. Arie Budhiman.

Turut pula dalam rombongan tersebut, Kepala Sekretariat Abdul Hakim M.Si dan Asisten Agung Endrawan.

Pertemuan kali ini untuk koordinasi terkait rencana pembaruan Mou KASN dengan KPK.

Membuka Pertemuan tersebut Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengungkapkan keprihatinannya terkait jual beli jabatan yang marak terjadi di Indonesia.

“Salah satu yang menjadi keprihatinan KPK dalam pemberantasan korupsi salah satunya adalah terkait jual beli jabatan” ungkap Alex

Wakil Ketua KPK menekankan bahwa Kepala Daerah perlu memiliki komitmen. Menurut Alex komitmen tersebut ditunjukkan mulai dari proses pilkadanya. Disamping itu Wakil Ketua KPK menekankan pentingnya ASN berkinerja karena ASN mengabdi untuk masyarakat. Ditambahkan oleh Alex dirinya ingin agar proses promosi mutasi menggunakan sistem elektronik, sehingga bila ada jabatan yang kosong dapat segera diisi.

Menyambut pernyataan pimpinan KPK itu, Ketua KASN Prof. Agus Pramusinto M.D.A mengucapkan terima kasih atas penerimaan yang baik oleh KPK juga kerjasama dengan Stranas PK selama ini

“Kami juga mengucapakan terima kasih dengan dukungan Stranas PK, sehingga komitmen PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian)  di daerah dalam menerapkan sistem merit ASN meningkat pesat” ucap Agus

Ketua KASN berharap dengan adanya kerjasama dengan Stranas PK maka target sistem merit yang merupakan prioritas nasional ini dapat terlaksana. KASN telah memiliki MoU dengan KPK, namun masa berlaku Mou tersebut telah berakhir tahun 2019 sehingga perlu ada pembaruan.

Sejalan dengan Ketua KASN , Wakil Ketua KASN Tasdik Kinanto, SH, M.Hum menekankan pentingnya kerjasama dengan Staranas PK, khususnya dalam hal membangun sistem merit, termasuk didalamnya menegakkan kode etik dan kode perilaku dan Netralitas ASN.

“Ada aspek yang dapat sama-sama kita bangun yaitu Nilai Dasar, kode etik, kode perilaku dan netralitas ASN, untuk mewujudkan ASN yang berintegritas” jelas Tasdik

Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyebutkan  kesulitan yang dialami ASN untuk menjaga netralitas

“Selama ASN tidak ada perlindungan jabatannya, maka selama itu juga tidak akan ada netralitas ASN, kami berharap KASN dapat melindungi netralitas itu dengan melindungi ASN itu di jabatannya” ucap Ghufron

Wakil Ketua KPK ini juga berharap agar KASN memiliki kewenangan eksekusi.

“Mari jaga KASN, mari kita perkuat KASN, terutama menjaga keberadaannya kemudian meningkatkan kewenangannya, kalau hanya rekomendasi tapi tidak bisa memberi sanksi langsung, itu akan sulit” jelas Ghufron

Menurut Ghufron suatu lembaga besar karena kewenangannya untuk melakukan eksekusi, bila KASN memiliki kekuasaan eksekusi maka pasti banyak orang yang mendukung dan mendorong.

Kegiatan yang berlangsung sejak Pukul 10.30 ini ditutup dengan penyerahan cinderamata dari masing masing instansi ini*** (fri)