Home Nusantara HM SALEH: KADER PARPOL HARUS MENJADI TELADAN PENERAPAN 4 PILAR KEBANGSAAN

HM SALEH: KADER PARPOL HARUS MENJADI TELADAN PENERAPAN 4 PILAR KEBANGSAAN

134
0
SHARE
HM SALEH: KADER PARPOL HARUS MENJADI TELADAN PENERAPAN 4 PILAR KEBANGSAAN

Keterangan Gambar : Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Provinsi Bengkulu, HM. Mohammad Saleh SE (Foto : Ist/pp)

BENGKULU - Parahyangan Post - Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Provinsi Bengkulu, HM. Mohammad Saleh SE, kembali mengadakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di daerah pemilihannya, Provinsi Bengkulu, pada Ahad, (07/08/2022). Bertempat di aula kantor DPD Partai Golkar Kepahiang, acara tersebut dipadati sekira 150 pengurus, kader, serta simpastisan Partai Golkar Kabupaten Kepahiang.

Dalam kesempatan itu, H Mohammad Saleh, secara khusus meminta kader partai Golkar untuk menjadi contoh atau teladan dalam upaya penerapan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan di tengah-tengah masyarakat.

“Politik pada dasarnya adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mencapai kebaikan dan kesejahteraan bersama. Menjadi kader partai politik berarti menjadi orang yang paling siap untuk memberikan energi lebih untuk mencapai kebaikan. Pada titik ini, kita tahu bahwa Golkar adalah partai yang paling majemuk. Kader partai Golkar berasal dan punya latar belakang yang berbeda-beda. Saya bahkan bisa pastikan bahwa Golkar merupakan contoh sekaligus model organisasi politik yang paling bhinneka tunggl ika,” terang HM Saleh yang tercatat sebagai anggota Komisi VIII DPR RI.

Lebih lanjut, mantan Ketua DPD RI menegaskan bahwa sesaat lagi, Indonesia akan memasuki tahun politik. Tahun yang sangat krusial bagi persatuan dan kesatuan bangsa. Pasalnya, pada tahun-tahun politik, masyarakat cenderung mudah termakan dengan isu-isu liar yang sengaja disebarluaskan untuk kepentingan-kepentingan sesaat demi tujuan politik tertentu.

“Kita sudah punya pengalaman ketikan masyarakat Indonesia terpolarisasi ke dalam kubu-kubu tertentu akibat isu politik. Kondisi ini tidak boleh terjadi lagi di masa depan. Terlalu mahal harga yang harus dibayar akibat polarisasi itu. Butuh waktu lama untuk menyembuhkan luka akibat peristiwa politik. Oleh karena itu, saya ingin pengurus, kader, serta simpatisan Partai Golkar bisa memberikan contoh kedewasaan dalam berpolitik. Menjaga persatuan dan kesatuan di tengah-tengah masyarakat. Berusaha menjadi pemersatu kelompok-kelompok yang terpecah,” tambahnya.

Semua peserta terlihat antusias mengikuti acara sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kali ini. Suasana kekeluargaan terlihat begitu kental di antara semua yang hadir. Kondisi ini disebabkan semua peserta dan narasumber merupakan kader Partai Golkar.

Ketika sesi tanya jawab dibuka, beberapa orang mengacungkan tangan untuk menyampaikan pertanyaan. Moderator mengatur lalu lintas diskusi dengan tertib. Sesi tanya jawab dibuka 3 kali masing-masing untuk tiga orang penanya. Moderator bahkan mempersilakan beberapa awak media yang diundang untuk menyampaikan pertanyaan.

“Untuk diskusi kali ini, selaku moderator, saya sudah mendapat persetujuan dari para narasumber untuk mengizinkan wartawan dan jurnalis untuk ikut menyampaikan pertanyaan. Dengan catatan, pertanyaan yang disampaikan berkaitan dengan 4 Pilar kebangsaan. Adapun untuk pertanyaan tentang perkembangan situasi politik terkini, bisa disampaikan secara langsung kepada Bapak H. Mohammad Saleh, setelah acara selesai,” ujar moderator.

Setelah semua pertanyaan dijawab oleh narasumber, moderator mengembalikan acara kepada MC, yang kemudian menutup acara.

“Demikianlah acara sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kali ini. Semoga kita semua sebagai kader partai Golkar bisa merujudkan harapan Bapak H. Mohammad Saleh untuk mejadi teladan dalam penerapan nilai-nilai luhur dalam Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tungal Ika, dan NKRI,” pungkasnya.[]

(widhy/pp)