Home Seni Budaya Festival Kesenian Jonggol Merupakan Terobosan Baru

Festival Kesenian Jonggol Merupakan Terobosan Baru

Ketua Presidum Pemekaran Bogor Timur Al Hafiz Rana

101
0
SHARE
Festival Kesenian Jonggol Merupakan Terobosan Baru

Keterangan Gambar : Dari kiri ke kanan: Raja Rawa Belong, Inung Nurjanah Ridwan, Al Hafiz Rana (Ketua Presidium Pemekaran Bogor Timur, H. Ismail Lutan (Ketua Panitia Festival Kesenian Jonggol, dan H. Imansyah Al Rasyid. (foto boe)

Ketua Presidium Pemekaran Bogor Timur, Al Hafiz Rana:

Festival Kesenian Jonggol Merupakan Terobosan Baru

Jakarta, parahyangan-post.com Ketua Presidium Pemekaran Kabupaten Bogor Timur Al Hafiz Rana mengatakan Festival Kesenian Jonggol (Festival Bogor Timur) merupakan terobosan baru di bidang budaya. Untutk itu pihaknya sangat mendukung gelaran yang akan menampilkan semua jenis kesenian tradisional di tatar Priangan tersebut.

Hal itu  dikatakan Hafiz saat bersilaturrahmi dengan panitia penyelenggara Festival di sekretariat DPP Presidium Bogor Timur, Komplek Perumahan Metland, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Kamis 25/2.

“Ini terobosan baru yang dapat memajukan kesenian tradisional  Sunda, khusunya yang terdapat di wilayah Bogor Timur. Kami sangat mendungkung dan siap berpartisipasi,” tutur Hafiz di hadapan panitia festival yang dipimpin ketuanya H. Ismail Lutan.

Hafiz yang juga, mantan wakil ketua OI (Orang Indonesia – kelompok fans Iwan Fals) mengingatkan agar festival ini dikemas menarik. Sehingga masyarakat tertarik untuk hadir menyaksikannya.

“Intinya panitia jangan sampai tekor karena untuk mementaskan festival tersebut membutuhkan biaya yang besar. Untuk itu panitia harus memikirkan sumber dananya,” tambah Hafiz yang sering mementaskan event-event kesenian bersakala besar atau konser musik ini.

Apalagi, lanjut Hafiz, yang ditampilkan Festival Kesenian Jonggol adalah kesenian tradisional. Kesenian tradisional cenderung diabaikan masyarakat. Kalau tidak dikemas menarik dan didampingi oleh kesenian kontemporer (massal) yang disukai masyarakat agak sulit boming.

 

Optimistis

Menjawab masukan dari ketua Presidium Pemekaran Kabupaten Bogor Timur ini, ketua panitia festival H. Ismail Lutan menyatakan kegembiraan dan rasa terima kasihnya. Masukan tersebut, lanjut H. Ismail Lutan, yang juga Pemimpim  Umum parahyangan-post grup ini,  menambah semangat panitia untuk bekerja lebih giat.

“Masukan dari Pak Hafiz sangat penting. Panitia akan mengkanjinya lebih dalam. Apalagi pak Hafiz siap membantu (terjun) langsung untuk menyukseskannya,” tutur H. Ismail Lutan, didampingi H. Imansyah Al Rasyid, Inung Nurjanah Ridwan dan Raja Rawa Belong.

Dikatakan Ketua Departemen Pariwisata dan Budaya Sekber Wartawan Indonesia ini, Festival Kesenian Jonggol akan menampilkan semua jenis kesenian tradisional yang tumbuh dan berkembang di Jonggol yang meliputi 7 kecamatan di Bogor Timur.

Beberapa kelompok dan jenis kesenian sudah diinventarisasi. Diantara, kesenian calung, pencak silat, karinding dan degung yang dikoordinir oleh pegiat seni tradisional Ibu Lala Daniati di Gunung Arca. Juga rencana penampilan seni kontemporer oleh kelompok Sawah Berani pimpinan Kak Yudhi, di kaki Gunung Batu.

“Hasil (review) festival ini nantinya bisa dijadikan sebagai identitas Bogor Timur di bidang kesenian jika kelak menjadi Kabupaten tersendiri,” tutur Pemimpin Redaksi Tabloid Alinea Baru ini.

Festival akan diselengarakan pada bulan Juni bertepatan dengan hari ulang tahun Bogor.

*** (boe)