Home Agama DR.KH. Muhammad Zaitun Rasmin : Menyikapi New Nomal dengan Bijak

DR.KH. Muhammad Zaitun Rasmin : Menyikapi New Nomal dengan Bijak

#silaturahimjurnalismuslim

193
0
SHARE
DR.KH. Muhammad Zaitun Rasmin : Menyikapi New Nomal dengan Bijak

Keterangan Gambar : DR KH Muhammad Zaitun Rasmin, Bersilatrahim dengan Jurnalis Muslim (sumber foto : ist/tim jurnalis muslim/pp)

JAKARTA (Parahyangan-post.com) – Penerapan new normal harus disikapi dengan bijak, tetap mengacu pada protokol kesehatan yang telah ada. Hal tersebut diungkapkan KH. M. Zaitun Rasmin, saat bersilaturhim secara daring bersama para Jurnalis Muslim, Rabu (27/05). 

Lebih lanjut, Wakil Sekjen MUI Pusat, justru mempertanyakan, apakah dalam kondisi saat ini, penerapan new normal itu sudah tepat ?.  Padahal kalau melihat data-datanya secara nasional, grafik kurvanya masih menunjukan adanya kenaikan kasus yang positif.

“Memang ada beberapa daerah yang mengalami penurunan, kasus positifnya, tetapi secara nasional rata-rata masih terjadi kenaikan kasus positif. Grafik kurvanya belum melandai,”jelas KH M. Zaitun Rasmin yang juga Ketua Satgas Nasional Covid-19 MUI.

Selain menyoroti tetang new normal, dalam silaturahim bersama para Jurnalis Muslim tersebut juga disampaikan berbagai hal, terutama yang berkaitan dengan isu-isu yang sedang berkembang ditengah masyarakat, terutama yang menyangkut dengan Ummat Muslim di Indonesia.

Untuk itu KH M.  Zaitun Rasmin mengajak kepada Ummat Muslim di Indonesia untuk tetap mengikuti apa yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, termasuk Fatwa yang di-keluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Ditengah  Wabah Pandemi Virus Corona Disasea (Covid-19) Mjelis Ulama Indonesia (MUI) terus melakukan berbagai upaya untuk memberikan panduan bagi Ummat Muslim dalam menjalani kehidupanya ditengah wabah ini.

MUI juga membentuk Satgas Covid-19 MUI, selain untuk memberikan bantuan bagi mereka yang terdampak secara ekonomi, juga mengedukasi masyarakat  terkait penanganan wabah pandemic Covid-19, pungkas KH.M. Zaitun Rasmin.

(ratman/abu/pp)