Home Edukasi DR. Arman Paramansyah

DR. Arman Paramansyah

Tantangan SDM di Era Digital Diawali dengan Perencanaan SDM

226
0
SHARE
DR. Arman Paramansyah

Keterangan Gambar : Suasana webinar "Tantangan SDM di Era Digital" yang diselenggarakan oleh Universitas Surapati (foto IP)

DR. Arman Paramansyah:

Tantangan SDM di Era Digital Diawali dengan Perencanaan SDM

Jakarta, parahyangan-post.com-Tantangan Sumber Daya Manusia di Era Digital diawali dari Perencanaan SDM yang sistematis dan terarah. Apalagi dengan Revolusi Industri 4.0 yang sudah menyeluruh dalam setiap organisasi.  Oleh karena itu, perencanaan sumber daya manusia harus disesuaikan dengan strategi tertentu agar tujuan utama dalam memfasilisasi keefektifan organisasi dapat tercapai.  Hal tersebut diungkapan  Dr H. Arman Paramansyah  pada Webinar  bertema “Tantangan SDM di Era Digital”  yang diselenggarakan Pascasarjana Universitas Surapati Jakarta, Sabtu. 16 April 2022.  

Dengan mengutip Andrew E. Sikula (1981;145), Arman  mengemukakan : “Perencanaan sumber daya manusia atau perencanaan tenaga kerja didefinisikan sebagai proses menentukan kebutuhan tenaga kerja dan berarti mempertemukan kebutuhan tersebut agar pelaksanaannya berinteraksi dengan rencana organisasi”. Dalam Sistem perencanaan SDM meliputi prakiraan (estimasi) permintaan atas kebutuhan dan penawaran atas penyediaan SDM. Estimasi permintaan SDM dapat dibagi dengan dua cara, yakni Estimasi suplai internal dan Estimasi suplai eksternal. Selain itu terdapat dua kegiatan dalam system perencanaan sumber daya manusia, yaitu : penyusunan sumber anggaran tenaga kerja (manpower bu  dgeting), dan penyusunan program tenaga kerja (man power programming).

Untuk merancang dan mengembangkan suksesi perencanaan sumber daya manusia yang efektif menurut Manzini (1996) untuk, terdapat tiga tipe perencanaan, yang saling terkait yaitu strategic planning, operational planning, human resources planning. Pimpinan yang secara teratur melakukan proses pengembangan strategi sumber daya manusia pada organisasinya akan memperoleh manfaat berupa distinctive capability yang bersifat strategis dan operasional. Dalam tahapan suksesi perencanaan SDM menurut Jackson dan Schuler (1990) antara lain, pengumpulan dan analisis data, mengembangkan tujuan, merancang dan mengimplementasikan, mengawasi dan mengevaluasi.

Webinar diikuti  oleh Rektor Universitas Surapati, Nizma, ST.MM , Direktur Pascasarjana Dr. Clara Vidhia Andhini, ST.MT, Dekan Fakultas IlmU Komputer Boy  Firmansyah, S.Kom.,M.Kom, dan Para Dosen senior unispa, juga  peserta umum lainnya baik dari Mahasiswa pasca, mahasiswa kampus luar juga masyarakat penggiat lainnya.

Webinar dibuka oleh Muhammad Amin, SE dan Taufik Wibawa Yuraint SE sebagai moderator, dalam pembukaannya ibu Clara menyatakan bahwa webinar diadakan dalam rangka meningkatkan kemampuan para mahasiswa pascasarjana agar dapat bersaing dan olah tehnologi dan aplikasi yang mau tidak mau akan terlibat di dalamnya karena sudah menjadi trend di revolusi 4.0 yang penuh tantangan dan perjuangan didalamnya.

 

Dalam bagian lain,  Arman menyatakan pula Era Digital adalah, saat ini dunia telah memasuki era revolusi industri 4.0. Revolusi tersebut memberikan tantangan dan peluang bagi perkembangan perekonomian ke depan. Di satu sisi, digitalisasi, otomatisasi, dan penggunaan kecerdasan buatan dalam aktivitas ekonomi akan meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam produksi modern, serta memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi konsumen.

Digital teknologi juga membantu proses pembangunan di berbagai bidang di antaranya pendidikan melalui distance learning, di pemerintahan melalui e-government, inklusi keuangan melalui fin-tech, dan pengembangan UMKM seiring berkembangnya e-commerce.

Terkait pemanfaatan teknologi dalam dunia SDM/HR Dengan hampir matangnya pertumbuhan ekonomi digital, maka tantangan SDM kedepan semakin besar. SDM dihadapkan untuk

       * meningkatkan keterampilan internal,

  • beradaptasi dengan struktur dan cara kerja terbaik.
  • menciptakan tim yang dapat memaksimalkan teknologi – teknologi baru.
  • Proses Perekrutan Karyawan Bertalenta Tinggi
  • Pengelolaan SDM yang Dimiliki Perusahaan
  • Keamanan Data Perusahaan
  • Peningkatan Soft Skill
  • Sistem Penilaian yang Kuantitatif.

***(Wan Arman Jamal)