Home Nusantara Ditengah Pandemi Covid.19, Pemeliharaan Ruas Jalan Serang, Cikande, Rangkas, Bitung, Terus Dilakukan

Ditengah Pandemi Covid.19, Pemeliharaan Ruas Jalan Serang, Cikande, Rangkas, Bitung, Terus Dilakukan

86
0
SHARE
Ditengah Pandemi Covid.19, Pemeliharaan Ruas Jalan Serang, Cikande, Rangkas, Bitung, Terus Dilakukan

SERANG, (ParahyanganPost.com) - Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Banten terus melakukan peningkatan serta pemeliharaan rutin jalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. 

Keterbatasan anggaran tidak menjadi satu halangan walupun pekerjaan dilakukan ditengah wabah pandemi global Corona Virus Disaes (Covid - 19), untuk tahun 2020 proyek reservasi ruas Jalan serang – Cikande – Rangkas Bitung, pekerjaan ini dilakukan guna untuk menjaga kualitas jalan agar menjadi lebih baik dan memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat. 


Ronald selaku PPK 1 (PJN) Wilayah I Provinsi Banten menjelaskan bahwa pekerjaan reservasi jalan nasional dilakukan sepanjang 63 kilometer, ini guna melengkapi aksebelitas dengan beberapa skala prioritas yang akan dikerjakan.                     

Lebih lanjut menurut Ronald pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan tempat – tempat pelayanan, ditengah wabah Covid – 19 ini anggaran Tahun lalu (2020 red) yang sebelumnya senilai Rp. 35 Milliar dan saat ini menjadi Rp. 21 Miliar hal itu terjadi dikarnakan anggaran tersebut terkena dampak refocusing

Ronald melanjutkan,“Dari Rp. 21 Miliar digunakan untuk pekerjaan reservasi jalan seperti pelebaran jalan, pemasangan udith sepanjang 2, 4 kilometer, pengaspalan 1,2 kilometer dan pemeliharaan rutin jalan (tambal sulam, red).

“Untuk itu saya menghimbau kepada pengendara untuk tetap berhati hati saat melintas di jalan nasional tersebut, karena dibeberapa titik masih terdapat jalan yang berlubang,ditambah minimnya penerangan jalan umum,” jelas Roland. 

Dari keterbatasan anggaran tersebut,l anjut Ronald, kita dharuskan mencukupi kebutuhan untuk  melakukan pekerjaan pemeliharaan yang pada akhirnya kita lakukan pekerjaan  skala prioritas diawal tahun ini, ujarnya.

Akan tetapi menurut Ronald pihaknya terus berupaya agar ruas jalan nasional dari mulai Kota Serang sampe Rangkas Bitung  tersebut semunya fungsional,dan sampai saat ini pihaknya terus melakukan penutupan lobang atau patching dan membersihkan rumput yang tumbuh di kawasan milik jalan nasional tersebut, untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna jalan. 

Sementara, itu Jafar, seorang warga sekitar yang setiap hari  beraktivitas di Serang Cikande, dirinya sangat senang dengan adanya pekerjaan tersebut, apalagi ada pembangunan udith agar dijalan – jalan juga tidak terjadi banjir lagi (genangan air, red). 

 “Kami senang pak, adanya perbaikan jalan, supaya tidak ada yang kecelakaan lagi karna banyak yang berlubang, kalau untuk udith itu upaya agar drainase nya tidak tersumbat dan tidak banjir lagi,” katanya. 

Jafar juga berharap dan meminta ketegasan dari Dinas Perhubungan dan kepolisian untuk menindak tegas truk truk pengangkut pasir basah dan kendaraan alin yang muatannya over load yang setiap hari melintas di ruas jalan kabupaten,provinsi dan nasional yang menyebabkan jalan cepat rusak.”Kalau sudah malam hari,ratusan armada truk tronton melintas mengangkut pasir basah tanpa ada tindakan dari aparat,” ujarnya.

Sisi lain, Rahkmatullah salah satu warga Cikande Asem, yang setiap hari aktivitas melewati Ruas Cikande -Citeras merasa terbantu dengan adanya pekerjaan tersebut, apalagi di musim wabah Covid - 19, pihak pemerintah masih memperhatikan Jalan Nasional di Banten. 


“Kami juga meminta kepada Pemerintah Pusat agar terus Intens melakukukan pembangunan jalan secara skala prioritas yang di rasa sudah sangat parah tingkat kerusakannya, sehingga jalan Nasional tetap terjaga kondisinya,” harapnya.

(ela/red/pp).