Home Disaster Dilmiltama Gelar Test Swab Antisipasi Penyebaran Virus COVID-19 Bersama Puskesmas Cakung Jaktim

Dilmiltama Gelar Test Swab Antisipasi Penyebaran Virus COVID-19 Bersama Puskesmas Cakung Jaktim

155
0
SHARE
Dilmiltama Gelar Test Swab Antisipasi Penyebaran Virus COVID-19 Bersama Puskesmas Cakung Jaktim

JAKARTA (Parahyangan-post.com) -- Pengadilan Militer Utama (Dilmiltama) adakan tes swab terhadap ASN dan personil TNI yang berdinas demi mencegah penularan COVID-19. Setelah salah seorang hakim militer di Pengadilan Militer Tinggi II (Dilmilti II) Jakarta berinisial SY dinyatakan suspect COVID-19.

Menindaklanjuti hal itu Sekretaris Pengadilan Militer Utama, Brigadir Jenderal TNI Catur Sulasdiarso, S.Sos., SH., Msi (Han) menjelaskan 110 anggota pegawai dilingkungan militer mengikut test swab. Test swab pada saat itu bekerjasama dengan tim medis Puskesmas Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

" Keseluruhan akan dilaksanakan swab memang hasil kombinasi bersama Puskesmas. Waktu itu (hakim) kita negatif, saat ini di swab semua jadi ada yang kontak pisik ternyata setelah dilaksanakan dilokalisir swab ternyata ada (terpapar). Jadi sekarang dari seluruh komplek ini dilaksanakan swab (global)," terang perwira bintang satu itu, Rabu (22/7/2020).

Ia melanjutkan, mendatang tes swab akan dilaksanakan kembali untuk memastikan dan menekan penularan virus Corona kantor di Dilmilut. Kata Catur, pelajar PKL yang berada di kantor Dilmilut rencananya akan mengikuti test swab susulan. Hari ini, tes swab dilaksanakan bertempat di Pengadilan Militer II/08 yang termasuk didalam area Dilmilut.

" Berjumlah 110, tapi ini masih ada yang ketinggalan karena ternyata di sini ada pelajar yang PKL yang sehari-hari disini ini juga kita akan susulkan dilaksanakan swab," ungkapnya.

" Percuma semua sudah dilaksanakan Sueb tetapi ada bagian kecil yang tidak swab bisa juga menjadi potensi itu. Jadi (pelajar PKL) 20 orang lagi yang akan diajukan," sambung Sekretaris Dilmilut.

Perlu diketahui, bertindak sebagai Kadilmiltama Mayjen TNI Agus Dhani Mandaladikari SH MHum juga ikut melakukan test swab bersama dengan para anggota-anggota lainnya.

Pekan lalu test swab telah dilaksanakan dan mendapatkan satu orang anggota hasilnya positif. Kini salah seorang hakim militer telah menjalani perawatan kesehatan di RSPAD.

" Yang mengikuti sweet (48 org yg lalu) di antaranya satu itu dinyatakan positif. Nah hari Rabu tanggal 15 diketahui hasilnya kebetulan ada satu yang positif, tapi selama menunggu yang hasilnya itu yang positif itu berinteraksi dikawatirkan akan menularkan lagi," ujar dia.

SY yang dinyatakan positif COVID-19, diutarakan Brigjen TNI Catur belum diketahui asal usul sumber penularannya itu. Karena, kata dia keluarga SY setelah dilakukan pemeriksaan dinyatakan sehat (negatif).

Sekedar informasi, SY merupakan hakim militer yang terkena COVID-19. Maka dari itu, disarankan oleh Brigjen TNI Catur Sulasdiarso untuk tetap mentaati protokol kesehatan. Selain membudayakan pola hidup sehat dan berolah raga dia memberi saran mengkonsumsi vitamin demi menjaga kekebalan tubuh.

" Yang kena militer posisi Hakim, inisialnya SY. Nah kalau dari mananya, kita tidak tahu karena ternyata juga keluarganya tidak terkena. Jadi entah di jalan atau naik di angkutan umum (angkot) di luar nah di sanalah kita mulai pangkas pohon-pohon penularan itu," tandasnya.

" Kemudian di samping itu secara mandiri melaksanakan olahraga untuk kebugaran. Sebenarnya menurut pandangan saya itu covid tidak perlu dicemas-kan berlebih akan tetapi kita tetap juga waspada," paparnya lagi.

Terakhir, Sekretaris Dilmiltama mencotohkan sebanyak 1200 personil Secapa TNI terdampak COVID-19. Akan tetapi, dalam kondisi pisik fit gejala-gejala suspect tidak bisa diprediksi. Dimasa pandemi, lingkungan pengadilan militer mewajibkan harus mengenakan masker dan disetiap sudut juga tersedia hand sanitizer dan tempat cuci tangan pengunjung.

" Intinya kita harus meningkatkan kekebalan tubuh kita. Contohnya disecapa itu 1200 orang yang berdampak, tetapi tidak ada penampakan gejala. Tetapi memang kondisi sedang fit," urainya.

Kembali, dia menegaskan seluruh personil Dilmilut sebelum memasuki area kantor berjemur diri dihalaman selama 10 menit. Namun demikian, untuk menjamin keselamatan dia menganjurkan seluruh pegawai membawa makanan dari rumah masing-masing.

" Sederhana saja masuk pagi 10 menit kita berjemur kemudian masuk dan melaksanakan kerja. Disamping itu minum vitamin dan kalau makan kalau bisa kita masak sendiri tidak perlu beli keluar," pesan Brigjen TNI Catur.

(Didi/PP)