Home Agama Diduga Mencatut Logo MUI

Diduga Mencatut Logo MUI

Kemenag Diprotes

142
0
SHARE
Diduga Mencatut Logo MUI

Keterangan Gambar : Acara Dirjen Bimas Islam Kemenag yang diprotes MUI. Pemasangan logo MUI di sudut kanan tanpa persetujuan MUI.

Diduga Mencatut Logo MUI

Kemenag Diprotes

Jakarta, parahyangan-post.com Majelis Ulama Indonesia (MUI) memprotes keras pemasangan logonya pada acara Sosialisasi Program Bimtek Penceramah Agama Bersertifikat yang diselenggarakan oleh Ditjen Bimas Islam Kemenag.

Protes disampaikan oleh Sekjen MUI Anwar Abbas. Dalam rilis yang disampikan kepada media, Abbas mengatakan bahwa acara yang berlangsung pada tanggal 16-18 September 2020 tersebut tidak ada kaitannya dengan MUI.

“Pencantuman logo MUI tersebut jelas-jelas  akan sangat merugikan nama baik MUI di mata publik, untuk itu MUI sudah menegur pihak terkait dan telah berjanji akan memperbaikinya,” tutur Abbas dalam salah satu point protesnya.

Dikatakan Abbas, sejak awal MUI tidak setuju dengan program sertifikasi penceramah tersebut.

“Dewan Pimpinan MUI, hari Selasa tanggal 8 September 2020 yang lalu sudah memutuskan menolak kehadiran program tersebut karena mudharatnya jauh lebih besar dari pada manfaatnya,” tambah Abbas.

Berikut penjelasan MUI yang diterima redaksi parahyanagan-post.com

PENJELASAN MUI dan ucapan terima kasih kepada KEMENAG.

Ass wr wb.

Sehubungan dengan adanya logo MUI yang terpampang  di sudut kanan backdrop dari acara Sosialisasi Program Bimtek Penceramah Bersertifikat yang diselenggarakan oleh Kementrian Agama (KEMENAG)  dan juga karena adanya pemberitaan di media sosial yang menyatakan bahwa program ini dilakukan oleh KEMENAG bersama dengan MUI dan ormas Islam maka MUI perlu menjelaskan hal2 sebagai berikut.

1. MUI tidak ada hubungannya dengan  acara yang diselenggarakan oleh KEMENAG tersebut karena MUI dalam rapat Dewan Pimpinan hari selasa tanggal 8 September 2020 yang lalu sudah memutuskan menolak kehadiran program tersebut karena mudharatnya jauh lebih besar dari pada manfaatnya.

2.  Pencantuman logo MUI tersebut jelas2 akan sangat merugikan nama baik MUI di mata publik, untuk itu MUI sudah menegur pihak terkait dan telah berjanji akan memperbaikinya.

3. MUI menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak KEMENAG karena pagi ini logo MUI yang terpasang di backdrop acara tersebut sudah ditutup dengan kertas sebagai tanda bahwa MUI adalah tidak terkait dengan acara tersebut.

Demikian penjelasan dan ucapan terima kasih  ini disampaikan untuk dimaklumi dan diketahui. Terima kasih.

Jakarta, 17 September 2020

Anwar Abbas

Sekjen MUI.

Sementara itu sampai berita ini diturunkan, pihak Kemenag belum memberikan penjelasannya. Humas Kemenag H. Khoiron, saat dikonfirmasi parahyangan-post.com,  mengatakan sedang menanyakan ke panitia mengenai hal tersebut.*** (aboe/pp)