Home Agama BINATANG YANG DIBUNUH SECARA KEJAM MAKA DAGINGNYA MENGANDUNG RACUN.

BINATANG YANG DIBUNUH SECARA KEJAM MAKA DAGINGNYA MENGANDUNG RACUN.

Intisasi Hikmah

70
0
SHARE
BINATANG YANG DIBUNUH SECARA KEJAM MAKA DAGINGNYA MENGANDUNG RACUN.

Oleh :   Imansyah Hakim Al Rasyid.

Jagad raya beberapa bulan terakhir ini di gemparkan berbagai tontonan video suguhan kesadisan, dari manusia etnis tertentu yang mempertontonkan cara 'membunuh'  serta mengkonsumsi makanan yang tak lazim dikonsumsi. 

Terlihat dengan jelas, seekor binatang Anjing sedang menggeliat karena sedang direbus hidup hidup, kulit badannya mengelupas, ada yg digantung serta dikuliti hidup hidup.. 

Sementara itu dibagian lain, puluhan ekor Anjing sedang menunggu antrian di 'eksekusi' dengan cara dipukul kepalanya bertubi tubi hingga tak berdaya,  sementara kesadisan itu disaksikan oleh para Anjing lainnya dengan nyata,  didepan mata mereka sendiri, satu persatu Anjing digiring digebuki hingga tewas..  SADIS. 

Bukankah Anjing salah satu binatang cerdas? Yang karena kecerdasànnya Anjing dipelihara untuk kegiatan kepolisian, penuntun para tunanetra, penjaga rumah, dan bahkan ada di Negara Jepang seekor Anjing bernama Hachiko yg menjadi legenda karena kesetiaan pada tuannya. 

Video lain seorang warga etnis tertentu memperlihatkan  'keberaniannya memangsa' seekor kodok besar hidup hidup dengan menggigit bagian kepalanya terlebih dàhulu, lalu dengan giginya ia menguliti, dan memakan daging bagian atas kodok tersebut sambil menyeringai penuh tawa. Ada juga Video seorang laki laki yang mengunyah seekor tikus besar mentah dimulai dari bagian kepalanya. 

Ada pula seorang lelaki yang sedang menyantap menu anak tikus di meja makan, disajikan secara eksklusif dalam piring mewah, belasan ekor anak tikus itu dilahap mentah mentah tanpa rasa takut dan jijik sedikitpun. 

Astaghfirullah.. 

Manusia normal sudah seharusnya mengerti bahwasanya sebagian binatang yang dibawa ketempat pembantaian secara naluri mengetahui apa yang akan terjadi pada dirinya. Apalagi dia menyaksikan kawan kawannya sejenis dibantai dengan cara keji didepan mata mereka. Kawan kawannya harus mati dalam keadaan seperti itu, diperlakukan diluar peri kemanusiaan sewaktu menggiringnya ketempat pembantaian. 

Para binatang itu akan menjadi liar dalam arti gila, mengalami tingkat stress yang tinggi, depressi. Dalam keadaan binatang itu mati dengan tingkat stress dan depressi tinggi, maka otomatis daging nya akan terkontaminasi jiwa yang penuh dengan dendam kesumat, gila dan depressi tercemar dari sifat binatang menjelang kematiannya itu. Daging itu sudah keracunan, racun yang di akibatkan dari proses pembantaian yang tidak Islami. 

Bagaimana Islam memperlakukan binatang sembelihan ?? 

Perhatikanlah hal yang sangat menakjubkan berikut ini, yaitu bagaimana Islam mengatur proses penyembelihan hewan. Islam memerintahkan hal hal yang menunjukkan kita harus menyayangi binatang dan memperlakukan mereka dengan baik. Perhatikanlah beberapa adab menyembelih yang menunjukkan Islam merupakan agama yang damai dan mulia. 1. Islam memerintahkan agar membuat nyaman hewan sembelihan dengan menajamkan pisau sembelihan.

Nabi Shalallahu 'alaihi wassalam bersabda : Jika kalian menyembelih hewan, maka berbuat ihsan lah dalam cara menyembelih,  dan hendaklah salah seorang dari kalian menajamkan pisau  serta menyenangkan sembelihannya. 

Pada prakteknya, pisau yang tajam serta hewan yg tenang akan mengakibatkan proses penyembelihan akan sebentar saja. Rasulullah melarang dengan tegas menyembelih dengan kuku tulang atau gigi, ini semua alat yang tidak direkomendasikan karena semua alat tersebut tidak tajam, serta akan menyakiti hewan sembelihannya. 2. Tidak mengasah pisau didepan hewan sembelihan,  karena hal ini akan membuat hewan tersebut takut dan tidak nyaman. 

Ibnu Umar berkata : Rasulullah memerintahkan untuk mengasah pisau tanpa memperlihatkannya kepada hewan, jika hal itu dilakukan didepan hewan yang mau disembelih,  disebut oleh Nabi mematikan hewan itu secara dua kali

3. Membaringkan hewan sembelihan agar nyaman. Anas bin Malik menceritakan cara penyembelihan Rasulullah Shallalahu'alaihi Wa Sallam, lalu ia rebahkan kambing tersebut kemudian menyembelihnya. 4. Diperintahkan ketika menyembelih agar Al Wajdan (dua urat dekat tenggorokan) dan Al Mar'iy (kerongkongan) terputus. Ini agar darah lebih cepat mengalir dan memudahkan proses penyembelihan.

Demikianlah adab yang mulia dalam Islam, kita diperintahkan secara umum untuk senantiasa berbuat baik kepada hewan sembelihan. 

Sebagaimana beliau bersabda : Bertaqwalah kalian kepada Allah pada binatang ternak yang tak bisa kita mengerti pembicaraannya ini. Tunggangilah ia dengan baik baik, makan dan sembelihlah ia dengan cara yang baik pula.

Makanan dari hewan sembelihan memang salah satu kebutuhan pokok manusia. Tapi apa jadinya kalau makanan yang kita konsumsi ternyata harus melalui proses penyiksaan hewan yang tiada terperi serta eksekusi yang sungguh diluar batas nurani?? 

Anda akan lihat dan sudah terlihat nyata di jaman ini, penyakit aneh yang memakan ratusan jiwa hidup seperti dalam kehidupan zombie, tiba tiba kejang, menggelepar seperti Anjing yang direbus atau dipukul kepalanya berkali kali, mati mengenaskan seperti matinya Anjing yang mengalami siksaan. 

Renungkanlah dengan mendalam..