Home Opini Bantuan Kemanusiaan Kazakhstan Sebesar 33.6 juta dollar

Bantuan Kemanusiaan Kazakhstan Sebesar 33.6 juta dollar

330
0
SHARE
Bantuan Kemanusiaan Kazakhstan Sebesar 33.6 juta dollar

Keterangan Gambar : Presiden Kazakhstan, Kassym Jomart Tokayey, Negara Republik Kazakhstan mengalokasikan sejumlah dana yakni sekitar 33.6 juta dollar untuk menyuplai keperluan-keperluan Pemerintahan yang berkaitan dengan kepentingan sosial, untuk memenuhi keperluan-keperluan yang terjadi akibat pandemi global Covid-19. (sumber foto : M.Anthoni/pp)

Komoditas pokok, tanggap Covid-19 dan pengecekan inflasi

Nur Sultan

Oleh : Dr. Abdulrahim Abdulwahid *) 

Berdasarkan konfirmasi dari Presiden Kazakhstan, Kassym Jomart Tokayey, Negara Republik Kazakhstan mengalokasikan sejumlah dana yakni sekitar 33.6 juta dollar untuk menyuplai keperluan-keperluan Pemerintahan yang berkaitan dengan kepentingan sosial, untuk memenuhi keperluan-keperluan  yang terjadi akibat pandemi global Covid-19.

Pernyataan dari Presiden tersebut juga menyebutkan bahwa negara tersebut siap untuk memenuhi segala bantuan kemanusiaan kepada semua negara di dunia, termasuk negara -negara di Asia Tengah. Negara-negara tesebut bergabung sebagai komunitas negara Internasional dalam hal penyediaan bermacam-macam bantuan kemanusiaan kepada banyak negara dengan maksud pertolongan untuk memperkuat kemampuan global untuk memutuskan mata rantai virus dunia tersebut.

Secara resmi laporan tersebut menyatakan bahwa keputusan telah diambil untuk menyediakan bantuan kepada Kyrgyzstan dan Tajikistan, termasuk 5 ribu ton tepung yang masing-masing negara akan memperoleh lebih dari 3 juta dollar AS. 


Presiden Tajikstan, Emomali Rahmon mengungkapkan rasa terimakasihnya atas bantuan dan dukungan orang-orang Tajik, selama masa -masa sulit dan ucapan terimakasihnya atas bantuan dalam evakuasi warga Tajik ke tanah air mereka dan transit bantuan melalui daerah teritori Kazakhstan.

Presiden Tokayev menyatakan bahwa selama kunjungannya ke pusat logistik dan pusat transportasi kontinental di kota Nur Sultan bhwa Kazakhstan siap untuk menyediakan bantuan sebagai bentuk solidaritas bagi negara-negara yang membutuhkannya, dengan menyatakan Kazakhstan  adalah “pemimpin di kawasan” dan untuk alasan ini sudah berkewajiban mendukung negara-negara yang memerlukan bantuan.

Tokayey memerintahkan pemerintahan negaranya untuk mencegah kenaikan harga bahan makanan, dan menekan spekulasi, menstabilkan dana negara dan menekan untuk memberikan perhatian penting utk menciptakan pasokan tanpa putus produk-produk yang diperlukan negara dalam keadaan darurat.

Tokayey mengatakan bahwa kota Nur Sultan yang memiliki lebih dari 6 ribu ton persediaan bahan makanan, 7 pusat logistik makanan dengan total luas 222 ribu meter persegi dan 7 toko sayuran yang dengan persediaan 37 ribu ton produk yang beroperasi di ibu kota itu.

Kazakhtan berkontribusi secara signifikan dalam melawan virus corona dan terus memberikan bantuan kemanusiaan ke negara-negara lain dan menjadi salah satu negara pertama yang mendukung kemitraan bagi China pada Februari untuk mengatasi Covid 19 dan mengirim bantuan berupa alat pelindung diri.

Penyediaan bantuan kemanusiaan adalah kebijakan dari negara Kazakhstan karena telah memberikan beranekaragam bantuan ke beberap negara pada masa yang silam, seperti negara Antigua dan Barbuda, Afganistan, Banglasdesh, Kyrgystan, Moldova, Mongolia, Myanmar, Pakistan, Serbia, Syria, Turki, Jepang dan negara lainnya.

Dalam kaitan ini, Duta besar Kazakstan untuk Uni Emirat Arab, Madiyar Menilikov memuji usaha-usaha yang diambil oleh UAE dalam hal bantuan kemanusiaan internasional dan dia mengungkapkan apresiasi atas inisiatif dan bantuan yang Abu Dhabio berikan ke Kazakhstan minggu lalu untuk mangatasi masalah akibat Covid 19 dan mengirimkan 13 ton bantuan medis ke Kazakhstan.

Duta besar Menilikov mengatakan bahwa kepemimpinan UAE  ditandai dengan efisiensi dan keefektifan yang bagus dalam hal menangani situasi krisis untuk menyediakan pelayanan yang diperlukan tepat waktu.

Duta besar Kazakhstan menambahkan bahwa inisiatif mulia ini berawal dari pihak  Emirat yang mengkonfirmasi kepercayaan oleh UAE dan posisinya di pentas kemasuiaan internasional dan menyatakan bahwa UAE akan mempertahankan keberhasilan yang telah dicapai dan meningkatkan kepercayaan diri tiap orang dalam memberikan bantuan kemanusiaan dan UAE akan selalu mememilki kemauan baik dari kepemimpinan di Kazakstan khususnya dan dalam komunitas kemanusiaan internasional, dan orgnisasi-organisasi internasionalnya pada umumnya, berkat arahan-arahan dan usaha-usaha tak kenal lelahnya baru-baru ini untuk memperkuat kemitraan  dengan mereka yang tertarik dalam aksi aksi kemanusiaan.

Duta Besar Menelikov mengatakan bahwa apa yang negaranya lakukan kaitan dengan kebijakan politik yang sudah berlaku lama mengenai bantuan kemanusiaan, ekonomi dan perkembangan kemanusiaan dan dia mengatakan juga bahwa bantuan kemanusiaan adalah hal penting dalam kebijakan negara Kazakhstan.


*) Penulis adalah Pimpinan Media Hub International (UAE)