Home Ekbis Bank Muamalat dan BIOPS Agrotekno Lakukan Panen Raya Perdana

Bank Muamalat dan BIOPS Agrotekno Lakukan Panen Raya Perdana

Budidaya Asparagus Hasil Zakat Produktif Sinergi Laznas BMM,

1,286
0
SHARE
Bank Muamalat dan BIOPS Agrotekno Lakukan Panen Raya Perdana

BANDUNGParahyangan Post - Budidaya Asparagus berbasis pertanian pintar yang merupakan wujud pengelolaan zakat produktif program pemberdayaan ekonomi di bidang pertanian hasil sinergi antara Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitulmaal Muamalat (BMM), Bank Muamalat dan BIOPS Agrotekno yang berlokasi di Desa Kayu Ambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat – Jawa Barat melaksanakan panen raya perdana sejak Kamis (22/9) lalu dan rencananya akan berlangsung hingga medio Oktober 2022 nanti.

Kegiatan panen raya yang juga sekaligus sebagai bentuk visitasi monitoring perkembangan proses budidaya asparagus tersebut dihadiri oleh Rina Kanthi selaku Perwakilan Bank Muamalat, Dally C. Shafar selaku CEO BIOPS Agrotekno, Lina selaku Kepala BMM Kantor Perwakilan Jawa Barat dan Indah Kusumawati selaku Manager Pendayagunaan Laznas BMM beserta jajaran staff dan pengurus dari ketiga lembaga tersebut.

Total asparagus yang dihasilkan dalam satu kali panen berkisar antara 4 – 5 kg dengan frekuensi panen sebanyak tiga kali dalam sepekan dan langsung dipasarkan sebagai pasokan untuk para pelaku bisnis olahan asparagus maupun supermarket dan aplikasi grocery seperti Sayurbox salah satunya. Tak hanya melakukan panen asparagus, pada Kamis (22/9) tersebut juga dilakukan panen selada romaine yang merupakan bagian program zakat produktif Laznas BMM di Desa Kayu Ambon tersebut dengan total panen mencapai 25 kg.

Nanang Basuki selaku PJS Direktur Eksekutif mengatakan “Alhamdulilah program zakat produktif bidang pertanian di Desa Kayu Ambon ini merupakan bentuk kolaborasi BMM bersama Bank Muamalat dan BIOPS Agrotekno. Terima kasih kami ucapkan kepada Bank Muamalat yang menjadikan program budidaya asparagus ini sebagai salah satu bentuk program Corporate Social Responsibility sehingga dapat turut membantu bangkitnya ekonomi para petani yang merupakan warga sekitar. Program ini sendiri bertujuan untuk menguatkan pemberdayaan para petani kecil, dana zakat yang dihimpun dan diamanahkan kepada BMM dialokasikan untuk pembelian bibit asparagus, pupuk dan sewa lahan sehingga profit yang diperoleh dari penjualan hasil panen dikelola kembali agar dapat menunjang kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Cibodas. Semoga kerjasama ini terus berjalan lancar dan mendapat keberkahan sepanjang prosesnya, aamiin.”

Harapan senada juga disampaikan oleh Rina Kanthi “Alhamdulillah, dengan adanya program pendayagunaan zakat produktif yang disalurkan BMM untuk pemberdayaan petani dalam program pertanian pintar mudah-mudahan dapat meningkatkan kesejahteraan khususnya bagi warga desa Kayu Ambon, Kecamatan Lembang yang kedepannya semoga BMM bisa lebih mengembangkan produk-produk lainnya yang lebih menarik sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat

Program budidaya asparagus tersebut juga merupakan salah satu wujud komitmen BMM untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sehingga sebagai upaya dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia yang mana sejalan dengan tujuan Sustainable Goals Development, poin ke-8; pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. 

Tentang Baitulmaal Muamalat

Baitulmaal Muamalat (BMM) didirikan pada tahun 2000. BMM merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) yang dikukuhkan oleh pemerintah dengan tugas utama menghimpun dan menyalurkan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan lainnya (ZIS DSKL). Selain itu, BMM juga merupakan Nazhir resmi yang mengelola dan mengembangkan wakaf produktif ekonomi. 

Selama 22 tahun, BMM berkomitmen untuk melakukan tata kelola yang baik terutama dalam hal pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS DSKL guna meningkatkan kesejahteraan umat melalui program-program yang inovatif, kreatif, dan berkesinambungan, diantaranya di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, serta kemanusiaan.

(rana/rl/pp)