Home Siaran Pers Ajang CES 2020: Infineon rilis sensor gambar 3D terkecil di dunia

Ajang CES 2020: Infineon rilis sensor gambar 3D terkecil di dunia

untuk autentikasi wajah dan efek foto pada ponsel pintar serta perangkat sejenisnya

275
0
SHARE
Ajang CES 2020: Infineon rilis sensor gambar 3D terkecil di dunia

MUNICH dan LAS VEGAS, (Parahyangan-Post.com) -- 9 Januari 2020 /PRNewswire/ -- Autentikasi wajah yang andal, fitur foto dan augmented reality yang lebih baik: sensor kedalaman 3D berperan penting bagi ponsel pintar dan aplikasi yang mengandalkan data gambar 3D secara cermat. Infineon Technologies AG telah berkolaborasi dengan pakar sistem 3D Time of Flight dan perangkat lunak pmdtechnologies ag. Kedua pihak bekerja sama dalam pengembangan sensor gambar 3D terkecil dan paling piawai di dunia. 

Solusi cip tunggal (single-chip) REAL3™ terbaru, hanya berukuran 4,4 x 5,1 mm, adalah generasi kelima dari deep sensors jenis time-of-flight buatan Infineon. Karena ukurannya yang mungil, produk ini mudah dimasukkan ke dalam perangkat terkecil, hanya memakai beberapa elemen. Cip tersebut juga menyajikan data beresolusi terbaik dengan konsumsi daya baterai yang rendah. 

Cip REAL3™ terbaru bisa digunakan untuk berbagai aplikasi di bidang keamanan, penggunaan gambar (image use), dan interaksi berbasis konteks (context-based interaction) dengan beragam perangkat. Sensor 3D juga membuat perangkat mudah dikendalikan lewat gerakan. Dengan demikian, interaksi manusia dengan mesin berbasis pada konteks dan berlangsung tanpa sentuhan. 

Teknologi deep sensor dari Infineon 

Teknologi time-of-flight pada depth sensor menghasilkan gambar 3D secara akurat dari wajah, detail tangan atau benda. Hal ini berguna ketika hasil pemindaian harus dicocokkan dengan aslinya. Teknologi tersebut dapat diterapkan dalam transaksi pembayaran yang memakai ponsel atau perangkat lain. Metode transaksi ini tidak memerlukan rincian informasi bank, kartu bank atau kasir sehingga pembayaran dapat dilakukan lewat pemindaian wajah (facial recognition). Untuk itu, pencitraan yang sangat andal dan aman diperlukan dalam metode transaksi tersebut. Data gambar 3D yang beresolusi tinggi juga harus dikirimkan kembali (return transmission). Fitur serupa dibutuhkan ketika kita membuka kunci perangkat dengan gambar 3D. Sensor gambar 3D Infineon turut menerapkan fitur yang sama, khususnya di tengah pencahayaan ekstrem seperti sinar matahari yang terlalu terang atau kondisi gelap. 

Lebih lagi, cip ini memberikan opsi tambahan untuk hasil foto yang ambisius dengan kamera, misalnya, dengan fokus otomatis (autofocus) yang lebih baik, efek bokeh pada foto dan video, serta resolusi yang lebih baik dalam kondisi pencahayaan yang rendah. Pemetaan dalam format 3D yang lengkap secara langsung menghadirkan pengalaman augmented reality menarik. 

Ketersediaan 

Jadwal produksi akan dimulai pada pertengahan 2020. Selain itu, Infineon Technologies menawarkan illumination driver yang dioptimalkan (IRS9100C) sehingga kian meningkatkan kinerja, skala dan mengurangi biaya sebagai solusi lengkap. Informasi lebih lanjut tentang rangkaian sensor gambar 3D buatan Infineon dapat ditemukan di www.infineon.com/real3.

(ratman/pp)