Nusantara

Ir. Said Iqbal, SE/Presiden FSPMI/Sekjen KAJS

Tidak Boleh Lagi Ada Rakyat Sakit Ditolak Oleh RS

Administrator | Rabu, 12 Februari 2014 - 11:00:39 WIB | dibaca: 890 pembaca

Ir. Said Iqbal, SE/Presiden FSPMI/Sekjen KAJS (Foto : ist)

JAKARTA, Parahyangan-post - Belum tercapainya tujuan Jaminan Kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia seumur hidup tanpa batasan penyakit dan masih banyaknya Rakyat yang Sakit tidak terlayani dan masih murahnya Upah Buruh di Indonesia.

Oleh karenanya pada HUT FSPMI yang ke 15 ( lima belas ) maka pada tanggal 12 Februari 2014 jam 10; 00 pagi dengan titik kumpul Bundaran Hotel Indonesia ( HI ) 30 ribu buruhH FSPMI se Jabodetabek melakukan Long March menuju Istana Presiden dan dilanjutkan dengan aksi di kantor Kementria Kesehatan dengan tututan :

Tidak boleh lagi ada Rakyat Sakit tidak mendapatkan pelayanan atau dotolak berobat di klinik atau Rumah Sakit oleh  karena Permenkes no 69 tahun 2013 harus di cabut dan sistem INA cbgS harus diganti dengan Fee for Service .

Naikkan Upah Minimum tahun 2015 sebesar 30 % dan  Jumlah KHL harus dirubah dari 60 menjadi 84 item

Aksi serempak juga dilakukan di 12 provinsi lainya seperti Sumatra Utara ,Kepulauan Riau, Jawa Barat, Banten,Jawa Tengah,Jawa Timur ,Sulawesi Utara ,Sulawesi Selatan ,Gorontalo.

Bila kedua tuntutan diatas tidak mendapat respon dari Presiden dan Mentri Kesehatan Serta Mentri Tenaga Kerja maka Ratusan ribu buruh dari berbagai elemen akan melakukan aksi yang lebih massif di seluruh provinsi di Indonesia pada MAYDAY 2015. (ratman/pp)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)