Ekbis

Belajar Jadi Pengusaha

Sudirman Said Ajak Santri Jadi Manusia Hebat

Administrator | Senin, 19 Agustus 2019 - 12:04:23 WIB | dibaca: 358 pembaca

Purwokerto, parahyangan-post.com-Agar menjadi manusia hebat, harus ditata dari  sekarang. Selagi masih nyantri, Anda harus fokus pada tujuan yang ingin dicapai, berusaha agar meraih prestasi akademik, dan rajin berorganisasi. Hal itu disampaikan Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia Kabinet Kerja, Sudirman Said, MBA., Di hadapan para santri putra Pondok Pesantren Modern (PPM) Zam-Zam, dalam acara 'Belajar Wirausaha' pada (18/8) di Cikidang, Cilongok.

"Sejak sekarang Anda harus tahu minatnya dimana, kerja keras, passion lalu tawakal. Agar nantinya tidak tenggelam di antara tiga juta lulusan SMA dan sederajat," rincinya.

Dijelaskan, kemerdekaan bangsa Indonesia tergolong masih sangat muda dibanding negara lain, seperti Cina, Roma Dll.

Karenanya, masih harus banyak belajar dan bekerja keras agar cita-cita bangsa terwujud.

 "Dalam perjalanan mewujudkan cita-cita bangsa, pasti banyak kendala yang menghadang. Seperti keragaman budaya, ketimpangan strata sosial yang sangat lebar, penegakan hukum yang belum adil, globalisasi dan politik," urai Dosen Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), menyontohkan.

Gllobalisasi, lanjut Sudirman, masih menjadi tantangan. Karena, akses kepada informasi makin besar, maka batas-batas semakin sulit. "Di sekitar kita dipenuhi bermacam barang serba impor, dari karpet, perkakas hingga makanan klangenan seperti tahu, tempepun kedelainya masih impor. Jadi globalisasi masih menjadi ancaman bukan sebagai peluang.  Sebab kita belum mampu berkompetisi untuk mengekspor barang, tapi sebaliknya barang-barang dari luar yang banyak masuk ke Indonesia. Begitu juga dalam soal politik. Politik kita masih berbau primitif, transaksi dan berbau amplop," paparnya tegas.

Namun demikian, Sudirman tetap mengajak para santri 3 angkatan dari kelas 10, 11 dan 12 serta kelas 9 untuk tetap optimis menyongsong Indonesia mendatang. Bahwa tantangan harus dihadapi. Tiga atau empat tahun lagi para santri SMU akan lulus sebagai sarjana, niscaya  akan menghadapi tantangan di tengah kenyataan hidup dalam negara seperti ini. "Apakah semuanya gelap? Tidak. Masih ada yang terang. Jika kita tetap mempunyai harapan.

Adapun harapan kedepan pertama, kalau negeri ini dikelola dengan baik maka  negeri kita akan menjadi negara yang ekonominya terkuat nomor 5 di dunia, pada tahun 2045. Terkuat artinya produksinya besar, pangsa pasarnya besar, kemudian kemampuan daya belinya tinggi, jika kalian semua mumpuni. Peluang kedua, tidak ada negara yang sekaya Indonesia dari segi kemampuan sumber daya alam, baik yang terbarukan maupun yang tidak terbarukan. Ini juga kalau dikelola dengan baik, " tandas Sudirman.

Ceramah ajakan hidup optimis oleh pengusaha dan  tokoh antikorupsi ini dihadiri CEO HRJ Farm juga Ketua Dewan Pembina PPM Zam-Zam, H. Casiwan Haryo Sasongko,  direktur PPM Zam-Zam Ustad Arif Fauzi SPdI.,Lc.

Dalam sambutan pengantar, Haji Casiwan mengajak para santri agar yakin dan bersungguh-sungguh dalam usaha mengembangkan wawasan di segala bidang khususnya bidang wirausaha serta menerapkan akhlak terpuji. "Kembangkanlah wawasan. Untuk masalah bisnis, kami siap untuk sharing. Kami bangga jika setelah lulus SMA sebagian kalian ada yang bertekad ingin menjadi wirausahawan," harap H. Casiwan.***(ham)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)