Disaster

Srikandi Siaga Bencana Memiliki Peran Penting dalam Menyelamatkan Keluarga

Administrator | Sabtu, 02 Februari 2019 - 02:08:32 WIB | dibaca: 341 pembaca

Srikandi Siaga Bencana, Provinsi Jawa Timur

SURABAYA, Parahyangan-post.com - Kaum wanita adalah orang yang harus tangguh dalam menghadapi bencana dan menyiapkan keluarganya agar siaga bencana. Kaum perempuan sebagai orang paling terdampak ketika terjadi bencana juga memiliki peran yang sangat penting dalam menyelamatkan keluarga dan mendidik anak-anak tentang kebencanaan.  Hal ini yang menjadi gagasan BNPB dalam mengajak kaum perempuan untuk menjadi guru siaga bencana, dan rumah menjadi sekolahnya, di Surabaya (1/2).

Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) BNPB, Santi Doni Monardo mengajak kaum perempuan, khususnya seluruh anggota Dharma Wanita dan organisasi wanita terkait untuk mengikuti latihan kesiapsiagaan. Perempuan memiliki peran strategis dalam penanggulangan bencana dan sangat efektif dalam mentransfer pengetahuannya terhadap generasi berikutnya. "Perempuan bisa memberikan usulan terhadap perubahan untuk pengurangan risiko bencana dan memperkuat ketahanan komunitas yang dimulai dari keluarga" kata Santi.

Pada kesempatan yang sama Deputi bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Wisnu Widjaja, mengajak kaum perempuan, khususnya seluruh anggota Dharma Wanita untuk mengikuti latihan kesiapsiagaan bencana. Sehingga akan terbangun kapasitas dan kapabiltas semua pihak terkait kesiapsiagaan sehingga seluruh orang yang tinggal di Indonesia selamat dari bencana dan tidak ada korban. "Banyaknya korban karena masyarakatnya panik menyelamatkan diri, karena kurangnya kesiapsiagaan dan pengetahuan tentang bencana" ucapnya.

Penyelenggaraan penanggulangan bencana sangat tergantung dari pola perilaku, dimana manusia perlu berperan aktif menjaga keseimbangan alam. Memperhatikan aspek kelestariannya dan mempunyai perilaku yang aman bencana (safety culture). Perlu revolusi mental merubah perilaku untuk menuju budaya aman bencana dengan melakukan edukasi publik melalui gerakan kesiapsiagaan dan meningkatkan kapasitas pemerintahan, organisasi, masyarakat, komunitas, keluarga dan individu agar mampu menanggapi suatu situasi bencana secara cepat dan tepat melalui latihan.

Acara yang dikemas dalam Bimbingan Teknis Srikandi Siaga Bencana Bersama Dharma Wanita Persatuan, Organisasi Wanita, dan Lembaga Penggiat Kebencanaan se-Provinsi Jawa Timur ini dihadiri 120 tamu undangan dari perwakilan DWP OPD dan BPBD se-Provinsi Jawa Timur serta perwakilan dari BPBD Papua, BPBD Karangasem, BPBD Bengkulu Utara.


(rat/pp)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)