Seni Budaya

Organisasi Penyair Dunia

Setelah Deklarasi Apalagi? Ditunggu Kiprah APPS Selanjutnya

Administrator | Minggu, 20 Oktober 2019 - 07:44:18 WIB | dibaca: 190 pembaca

Eddy Pramduane saat diskusi dan peluncuran buku di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. (foto sudarmono)

Jakarta, parahyangan-post.com-Satu lagi organisasi seniman, khususnya yang bergiat di bidang puisi, lahir. Namanya APPS. Akronim dari Akademi Penulis Puisi Sedunia, atau dalam Bahasa Inggeris, Academy of the Poetry Writer Uneverse / APWU.

APPS dideklarasikan tanggal 21 Agustus 2019, di Taman Ismail Marzuki ( TIM). Para penggagasnya adalah para penyair terkemuka Indonesia, diantaranya Eddy Pramduane /seorang Penyair Nusantara dan kreator Event Nasional dan Internasional. Eddy kemudian didapuk menjadi ketua umumnya. Selain Eddy ada juga nama Rd Nanoe Anka, Silviwati, Iman Kurniawan dan Edieft Wangi.

Menurut Eddy Pramduane, menulis bukan sesuatu yang sulit dan susah, menulis bukan juga sesuatu yang mudah dan sederhana. Di literasi Sastra atau Ilmu Kesusastraan. Menulis dapat dipilah menjadi beberapa kelompok yang pada akhirnya menjadi sebutan bagi orang tersebut.

Menyusul deklarasi, APPS pun telah mengadakan pertemuan perdana  di Wisma Kemenpora Ruangan "Dillo"  Lantai 2, jumat tanggal 13 September 2019.

Hadir antara lain, Heryus Saputro Samhudi, Iman Kurniawan, Eddy Pramduane (Ketua Umum) Herisanto Boaz, Silviwati, Edieft Wangi,Rd Nanoe Anka, Sudarmono/Raden Mas Sudarmono.Prasetyohadi Prayitno dan Males Sutiamsumarga.

Dalam pertemuan tersebut disimpulkan, misi APPS adalah mewakili individu-individu atau perseorangan di setiap negara. APPS juga akan membuat bank data atau bank naskah dengan memanfaatkan media sosial di negara masing-masing.

“Jadi APPS bukan mewakili negaranya,” tegas Eddy Pramduane, kepada  Sudarmono, dari parahyangan-post.

Dikatakan Eddy, ke depan APPS akan menjadi agen dan barometer penulis puisi Indonesia di panggung dunia.

Penyair yang sudah bergabung di FB grup APPS diantaranya,  berasal dari Rumania, Bangladesh, Pakistan, India, Italia, Rusia, Amerika, Taipei, Jepang, Nigeria, Turky, dan Kuwait,” tambah Eddy.

"Penggunaan media sosial sangat efektif  dalam mengembangkan saya organisasi. Lebih  cepat, produktif dan langsung menyebar ke seluruh dunia," tutur Eddy.

 

Saat ini APPS terus mengembangkan jaringan dan ingin merangkul lebih banyak lagi penyair di berbagai negara.*** (Sudarmono)

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)