Edukasi

#HalahbiHalalSquadPBI

Sebanyak Delapan Puluh Tiga Lembaga Tergabung dalam Squad PBI

Administrator | Senin, 08 Juli 2019 - 08:11:49 WIB | dibaca: 79 pembaca

CIBUBUR (Parahyangan-Post.com) – Bertempat di Taman Bunga, Wiladantika, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (07/07/2019) diadakan Halal bi Halal dan Silaturahmi anggota Squad Penanggulangan Bencana Indonesia. 

Hadir dalam acara tersebut, Direktur Pemberdayan Masyarakat BNPB, Lilik Kurniawan, didampingi Kasubdit
Peran Organisasi Sosial dan Masyarakat, Wartono. Dari BPBD Prov. DKI Jakarta hadir, Tri Indrawan selaku Sekertaris BPBD Provinsi DKI Jakarta, didampingi oleh Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Lembaga, Basuki Rahmat dan Kepala Seksi Pencegahan, Rian Sarsono, selain itu juga hadir Fathur Rahman, Kepala Seksi Sumberdaya Pencarian dan Pertolongan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Jakarta dan  I Made Oka Astawa, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Pencarian dan Pertolongan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A, Jakarta, Ketua Squad Penanggulangan Bencana Indonesia, Subur Rojinawi dan Ketua Squad PBI Jabodetabek, Pak.Baith, serta perwakilan dari masing-masing lembaga, anggota Squad Penanggulngan Bencana Indonesia. 

Dalam kata sambutanya, Ketua Squad Penanggulangan Bencana Indonesia, Subur Rojinawi menyampaikan bahwa Squad Penanggulangan Bencana Indonesia ini sudah berjalan selama tiga tahun. Dalam perkembanganya, saat ini ada sekitar depalan puluh tiga lembaga yang bergabung dalam Squad Penanggulangan Bencana Indonesia.

Lebih lanjut Subur juga menegaskan bahwa dengan adanya silaturahmi seperti ini untuk lebih memperkuat sinergitas diantara kita semua. Dalam kebencanaan tidak ada yang paling hebat, kita bekerja secara bersama-sama, saling bersinergi, sesuai dengan bidang geraknya masing-masing. 

Senada dengan Ketua Squad PBI, Kepala Seksi Sumberdaya
Pencarian dan Pertolongan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A, Jakarta, Fatur Rahman juga sependapat, intinya dengan silaturahmi seperti ini untuk saling memperkuat sinergitas, tidak saja di Jakarta tetapi harapanya juga di seluruh Indonesia. 

Hal senada juga diamini oleh Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat
dan Lembaga BPBD Provinsi DKI Jakarta Basuki Rahmat, pentingnya berkomitmen dan bersinergi bersama untuk mengurangi penderitaan masyarakat yang terdampak bencana. 

BPBD Provinsi DKI Jakarta, lanjut Basuki Rahmat sangat berterima kasih kepada jajaran pengurus dan
seluruh anggota Squad Penanggulangan Bencana Indonesia, karena selama ini ketika ada kejadian bencana khususnya di wilayah DKI Jakarta, mereka inilah anggota Squad Penanggulangan Bencana Indonesia yang turun langsung kelapangan. Untuk itu BPBD Prov.DKI Jakarta akan terus bergandengan tangan dengan rekan-rekan Squad Penanggulangan Bencana Indonesia ini, dan akan berusaha untuk menyiapkan tempat yang  bisa digunakan sebagai tempat pertemuan, berkumpul atau Balai Pertemuan Relawan di Kantor BPBD Prov. DKI Jakarta. 

Sementara itu dalam arahan dan sambutanya, Direktur Pemberdayaan Masyarakat BNPB, Lilik Kurniawan, merasa senang kita semua bisa berkumpul ditempat ini, disaat tidak ada bencana. Disamping itu Direktur Pemberdayaan Masyarakat BNPB juga sangat mengapresiasi keberadaan Squad Penanggulangan Bencana Indonesi, dengan 83 jumlah lembaga yang bergabung dalam Squab Penanggulangan Bencana Indonesia, ini membuktikan bahwa rasa toleransi dan kebersamaan dalam kegiatan penanggulangan becana di Indonesia, sangat terasa.

“Dengan seperti ini, menandakan bahwa pemerintah tidak berjalan sendiri. Ini merupakan konstribusi yang sangat besar dari Squad Penanggulangan Bencana Indonesia, bagi kegiatan penanggulangan bencana di Indonesia,”, jelas Lilik Kurniawan.

Dalam sesi diskusi dari BNPB juga menjelaskan tentang rencana kegiatan Ekspedisi Desa Tangguh Bencana (Destana) Tsunami. Kegiatan ekspedisi ini rencananya akan dilaksanakan dari tanggal 11 Juli 2019 hingga 16 Agustus 2019, dimana maksud dan tujuan dari ekspedisi ini untuk menginformasikan potensi ancaman gempabumi dan tsunami kepada aparat dan masyarakat yang tinggal di daerah rawan tsunami di wilayah bagian selatan Pula Jawa.

BNPB mentargetkan tidak kurang dari 584 desa dan kelurahan, termasuk 300 sekolah, yang akan dijadikan sasaran program kegiatan ekspedisi pada tahun 2019 ini. Seluruh desa/kelurahan/sekolah sasaran  berada di sepanjang pantai Selatan Jawa, terbentang dari Banyuwangi, di Jawa Timur hingga Anyer di Banten. Dan bagi rekan-rekan relawan dari berbagai lembaga yang akan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ekspedisi ini, diharapkan mendaftarkan diri kepada BPBD setempat yang masuk wilayah  sasaran dari ekspedisi ini.

Selain diskusi, dalam acara halal bi halal dan silaturahmi anggota Squad Penanggulangan Bencana Indonesia tersebut, juga diadakan do’a bersama, mendo’akan kepergian sosok informan kebencanaan yang begitu gigih dan tidak kenal lelah serta selalu ikhlas dalam menyampaikan informasi-informasi kebencanaan, Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNB, Sutopo Purwo Nugroho. Seluruh jajaran pengurus dan anggota Squad Penanggulangan Bencana Indonesia mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergiannya.

 

 

(ratman/pp/siagabnpb)  










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)