Seni Budaya

Piala HB Jasin 2019 : Anies Baswedan “Kita besarkan acara ini tahun depan!”

Administrator | Selasa, 22 Oktober 2019 - 15:53:51 WIB | dibaca: 115 pembaca

JAKARTA (Parahyangan-Post.com) -- Setelah sempat vakum sejak 2006, Piala HB Jassin kembali diadakan di 2019, acara yang terselanggara berkat kerjasama Pemrov DKI Jakarta dalam hal ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, serta Bengkel Deklamasi Jakarta dan PDS HB Jassin. 

Acara hari kedua ini diawali dengan Diskusi Sastra dengan narasumber Sutardji Calzoum Bahri dan dimoderatori oleh Jose Rizal Manua. Lalu acara puncak diadakan di auditorium Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (19/10). Malam ini akan akan ditentukan 3 Pemenang Lomba Cipta Puisi, 3 Pemenang lomba baca puisi untuk kategori perempuan dan 3 Pemenang untuk kategori Pria. 

Hadir ditengah-tengah penonton, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Asisten Kesejahteraan Rakyat Catur Laswanto. 

MC dimanatkan kepada Rini Kreet dan Abimanyu, yang sudah berkiprah cukup lama di seni teater. Acara dimulai dengan pembacaan puisi oleh salah satu nominator dari Sumatera Utara, dan dilanjutkan oleh Pembacaan sajak pendek dari Sutardji Calzoum Bahri, Presiden Penyair Indonesia. 

Suasana tegang menunggu pengumuman dicairkan dengan penampilan musikalisasi puisi  dari Fikar W Eda. Alunan musik nada melayu dari akordion seakan menyihir penonton untuk berdendang bersama di malam itu. Belum lagi penampilan dari Jose Purnomo dengan Lagu Terpendek Sedunia dan Iman Sholeh yang cukup mengocok perut. 

Lalu suasana kembali tersihir dengan penampilan musikalisasi puisi dari Deavis Sanggar Matahari  yang sudah terbentuk sejak tahun 1990 itu, dengan judul Bunda.  Lantunan kata-kata yang mereka lagukan tidak sekedar kata-kata biasa, melainkan sebuah syair yang indah. Tidak ada penonton satupun yang tidak terbius, perkawinan musik dan puisi yang mereka mainkan cukup menyejukan dan memunculkan perenungan, tidak sekedar menghibur. 

Tak ketinggalan penampilan deklamasi puisi oleh Olivia Zalianty, salah satu publik figur yang mengantarkan ia di panggung ini karena kecintaannya terhadap sastra. Olivia berhasil tampil malam memukau penonton di malam itu. 

Anies Baswedan sangat mengapresiasi acara ini,  ia berencana akan membesarkan kegiatan ini di tahun depan. “Sesungguhnya inilah peran pemerintah, Insyaallah tahun depan tidak perlu cari sponsor lagi, biar DKI yang tangani,” kata Anies, yang disambut riuh tepuk tangan penonton. 

“Ini peran negara, negara itu justru hadir disetiap kegiatan-kegiatan yang tidak bersifat komersial, dan kebudayaan adalah kehidupan bukan penghidupan. Insyaallah akan kita jaga semangat ini,” tambahnya.  

Anies lalu mengutip bait yang dibawakan Fikar W Eda “Karena tidak ada kopi tidak bisa bicara banyak, insyallah acara ini kita besarkan tahun depan,” sambil disambut tawa dan tepuk tangan hadirin. 

Menutup perjumpaan itu Anies diminta untuk membacakan puisi yang dipilihkan oleh Jose Rizal Manua. 

Berikut Pemenang Lomba Baca Puisi Kategori Pria : 
1.       Irfan Hakim – Jakarta 
2.       Jumwarol Muharam – Depok 
3.       Fauzi Afriansyah – Jakarta 

Pemenang Lomba Baca Puisi kategori Wanita : 
1.       Narima Berly Ivana – Jakarta 
2.       Irma Zain – Jakarta 
3.       Fauzi Afriansyah – Jakarta 

Pemenang Lomba Cipta Puisi : 
1.       Ayat Khalili, asal Madura, judul : Memorabilia Petilasan Jakarta 
2.       Alexander Robert Nainggolan, asal Lampung, judul : Bawa Aku ke Jakarta |
3. Budhi Setiawan, asal Bekasi, judul : Jakarta, Kapan Kau Akan Pulang Kampung.


(sumber : Dispusip/pp)

 

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)