Edukasi

Pelantikan PB PII Periode 2017 - 2020

Administrator | Minggu, 06 Agustus 2017 - 06:44:39 WIB | dibaca: 293 pembaca

Pelantikan Pengurus PB PII, d Gedung Indosat, Jakarta, Sabtu (05/08/2017), Semarak dan Meriah (foto : ratman/pp)

JAKARTA, Parahyangan-post.com – Bertempat di Gedung Indosat, Jl.Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (05/08) dilangsungkan acara pelantikan Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII).

Sejumlah tokoh Keluarga Besar PII hadir seperti Muhadjir Effendy (Mendikbud), Sofyan A Djalil (Menteri Agraria), Soterisno Bachir (Ketua KEN), Ahmad Muzani (Sekjen Gerindra), Natsir Zubaidi (Sekjen DMI), Nasrullah Larada (Ketua Umum PB Keluarga Besar PII). Hadir pula Staf khsusus Kepala Staf Kepresidenan Dimas Oky Nugroho dan ratusan undangan lainya.

Adapun jumlah pengurus yang dilantik berjumlah 48 orang. Di antara pengurus baru itu antara lain Husin Tasrik Makrup Nasution sebagai Ketua Umum, Sureza Sulaiman sebagai Ketua Korp Brigade dan Haslinda Satar sebagai Koordinator Pusat Korps PII Wati.

Pelantikan mengangkat tema “Meneguhkan Komitmen Kepelajaran, Keislaman dan Keindonesiaan Menuju Kedaulatan Pendidikan di Indonesia.”

Dalam sambutanya, Ketua Umum PB PII periode 2015 – 2017 Munawar Khalil mengatakan bahwa PBB PII adalah satu-satunya organisasi pelajar yang memiliki tanggung jawab paling besar dalam menguatkan mutu pendidikan masyarakat.

PII adalah satu-satunya organisasi pelajar yang tidak memiliki orang tua. Tidak seperti yang lain. Sehingga PII memiliki tanggung jawab besar di antara organisasi yang lain. Maka hari ini, segala bentuk kepengurusan PB PII, saya serahkan kepada pengurus baru,” katanya.

Ketua PB PII periode 2017 – 2020 Husin Tasrik Makrup Nasution, dalam kata sambutanya mengatakan, PII akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan masyarakat.

Sementara itu, beberapa hari sebelum acara pelantikan jajaran pengurus PB PII juga bersilaturhaiim dengan Presiden RI, Joko Widodo di Istana Negara. Presiden sangat mengapresiasi keberadaan Pelajar Islam Indonesi, disamping itu presiden juga berterima kasih kepada PB PII sebagai penyambung lidah untuk membantu mensosialisasikan program pemerintah khususnya dalam bidang pendidikan.

“Kongkritnya, kami diminta mengawal gerakan literasi di Indonesia dan mengevaluasi Kartu Indonesia Pintar,” jelas Sekjen PB PII Aris Darussalam keteranganya kepada awak media.

Senada dengan Aris, Fajar Iman Hasanie selaku Ketua Komunikasi Umat PB PII juga mengatakan, kami sangat mengapresiasi sekali dan memang salah satunya gerakan literasi kami juga mendistribusikan buku-buku, terutama buku-buku founding father, Bung Karno, Bung Hatta yang memang saat ini sulit dkonsumsi oleh pelajar, di toko-toko buku ternamapun susah didapat. Sementara tantangan realitas zaman semakin membutuhkan literasi yang kuat.

 

(ratman/pp)

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)