Polkam

Partai Politik

PAN Tolak Keras LGBT

Administrator | Minggu, 21 Februari 2016 - 08:57:36 WIB | dibaca: 883 pembaca

Ketua Umum PAN DR. H. Zulkifli Hasan (kiri), anggota DPR RI fraksi PAN wilayah pemilihan Jabar VII Daeng Muhammad (tengah) dan Sekjen PAN Eddy Soeparno (kanan) diarak Sisingaan Reog Ponorogo pada Apel Akbar kader PAN dan Relawan Daeng Muhammad di Pasar Kota, Cikarang, Bekasi, 20/2. (foto Lutan)

Bekasi, Parahyangan-post.com Partai Amanat Nasional (PAN) menolak keras keberadaan Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Ketua Umumnya DR H. Zulkifli Hasan SE. MM pada “Apel Akbar kader PAN dan Relawan Daeng Muhammad” di Pasar Kota, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Minggu 20/2.

“LGBT jelas-jelas menyimpang. Oleh sebab itu harus dihindari,” tegasnya dihadapan ribuan kader PAN  dan  fans Daeng Muhammad.

Zulkifli, yang juga Ketua MPR RI ini mengatakan, LGBT bukanlah kodrat melainkan penyimpangan. Makanya dia mengapresiasi sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengharamkan LGBT di Indonesia, dan meminta agar ‘penganutnya’ untuk kembali ke jalan yang lurus

Diketahui, saat ini masalah LGBT  menghangat karena sosialisasi yang amat gencar oleh lembaga-lembaga tertentu dan dibiayai dari dana internasional dengan jumlah yang cukup fantastis. Mereka memanfaatkan  Falentine Day sebagai moment untuk melegalkannya di Indonesia. MUI dan sejumlah organisasi keagamaan sudah menyatakan penolakannya.

Zulkifli meminta masyarakat menjauhi perilaku LGBT. Caranya dimulai dari lingkungan terdekat. “Jaga  anak-anak kita, dengan siapa dia berteman, kemana dia bermain. Ini sangat penting karena kalau tidak dibentengi sejak dini, anak-anak kita bisa menjadi bagian dari mereka,” harapnya.

Memperkuat

Sementara itu anggota  fraksi  PAN DPR RI yang berasal dari  wilayah pemilihan Jawa Barat VII, Daeng Muhammad, mengatakan “Apel Akbar kader PAN dan Relawan Daeng” ini digelar untuk  memperkuat dan membesarkan partai berlambang matahari terbit ini di Jawa Barat. Partai, katanya, tidak akan besar jika hanya melakukan kampanye pada saat ada pemilihan kepala daerah (Pilkada) atau Pemilihan Legislatif (Pileg) saja. Sosialisasi dan program-program partai yang pro rakyat harus dilakukan terus-menerus.

Ia mengklaim, sejak kepemimpinannya di Kabupaten Bekasi, PAN  maju pesat.

“Sebelumnya PAN tidak mempunyai wakil di DPR RI dari wilayah pemilihan VII ini. Ketika saya menjadi ketua DPD, kita berhasil meloloskan satu orang. Jumlah pemilih PAN pun bertambah dengan signifikan, bahkan di Karawang, kita pun berhasil mendudukkan Ibu Celica Nurrachadiana sebagai Bupati,” katanya.

Makanya ia optimistis,  ke depan PAN di Jawa Barat akan lebih besar lagi dan, dia  mengajak seluruh relawan dan fansnya untuk bekerja keras membesarkan partai.

Diketahui, PAN Bekasi sempat memanas. Pada Musda IV yang digelar beberapa waktu  lalu  terjadi deadlock. Namun DPW Jabar melantik Muhtadi Muntaha sebagai Ketua DPD Kabupaten  Bekasi. Pelantikan diprotes oleh kader yang tidak suka. Kepengurusan kemudian dikembalikan kepada ketua sebelumnya, yakni  Daeng Muhammad.*** (Ismail Lutan)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)