Agama

Kisruh Penghulu

Oknun Kejaksaan Minta Damai ‘Waninya Piro

Administrator | Minggu, 29 Desember 2013 - 01:42:20 WIB | dibaca: 8151 pembaca

Ketua Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI), Wakimun, menyatakan Kemenag tidak tegas dan membiarkan penghulu diposisikan sebagai pesakitan, sehingga menjadi incaran pihak kejaksaan.Sekarang seluruh penghulu ketakutan akan diciduk Kejaksaan karena selama ini memang menerima hadiah dari pasangan mempelai yang minta dinikahkan di luar kantor dan di luar jam kerja. Hal tersebut disampaikannya pada Dialog APRI dengan Menteri Agama yang didampingi Sekjen Bahrul Hayat dan Dirjen Bimas Islam Prof. Abdul Djamil, di Jakarta, Jumat 27/12.

“Bahkan ada oknun Kejasaan yang menawarkan ‘damai’ agar kasusnya tidak diangkat. Waninya piro?” ketus Wakimun.

Seperti diberitakan sebelumnya, APRI akan melakukan aksi mogok mulai satu Januari 2014 sebagai bentuk solidaritas atas ditangkapnya salah seorang rekan mereka, Romli, yang diciduk Kejaksaan Jawa Timur karena diduga menerima gratifikasi. Kini Romli tengah menghadapi proses persidangan di pengadilan negeri Blitar. Mereka kemudian meminta restu Menteri Agama.

Menteri Agama  tidak melarang namun mengharapkan mereka tetap  menunaikan tugas di kantor. Karena yang menjadi persoalan adalah nikah di luar kantor dan di luar jam kerja.

Gratifikasi

Menanggapi hal tersebut, Sekjen Kemenag Bahrul Hayat menjelaskan,  ada tiga hal yang oleh lembaga antirasuah dimasukkan sebagai katagori korupsi; yaitu, pemerasan, suap, dan gratifikasi. Untuk gratifikasi, KPK belum memiliki kriteria yang jelas. Ketika ada keluarga pejabat menggelar perhelatan pesta pernikahan dan menerima amplop (di dalam kotak) lebih dari Rp1 juta, kelebihannya dianggap sebagai gratifikasi.

Tetapi saat penghulu menerima amplop dari shahibul bait Rp500 ribu, ada yang menyebut sebagai gratifikasi. Sebetulnya, jika berpegang pada angka Rp1 juta ke bawah bukan sebagai gratifikasi. Hal yang sama juga harusnya diberlakukan kepada penghulu. “Kita sudah minta aturan kepada KPK tentang gratifikasi, angka yang benar berapa,” kata Bahrul.

Sementara Dirjen Bimas Islam  Kemenag  Prof. Abdul Djamil menyatakan, saat ini pihaknya sedang mencarikan solusi untuk  menjawab  keluhan yang menyebabkan penghulu mogok.

“Yang jelas mulai bulan Januari 2014, tiap Kantor Urusan Agama (KUA) akan mendapat insentif operasional sebesar Rp. 3 juta/ bulan, atau Rp. 36 juta/tahun.” paparnya

Kisruh penghulu bermula dari survei KPK yang menyatakan Kemenag sebagai kementerian terkorup, karena  penghulu mengutip biaya nikah  rata-rata Rp. 500.000,-/peristiwa nikah. Jauh lebih besar dari tarif resmi yakni Rp. 30.000,-.  Namun Kemenag beralasan bahwa  kutipan itu terjadi atas suka sama suka  karena penghulu menikahkan diluar  kantor dan di luar jam kerja dan atas permintaan sahibul bait. Pemberian tersebut bukan gratifikasi, tetapi lebih kepada budaya (ucapan terima kasih) dan kebiasaan masyarakat setempat, yang tidak mau menikah di kantor KUA, melainkan di tempat yang mereka anggap sakral, bahkan pada waktu yang juga dianggap sakral (misalnya malam Jumat Kliwon).

Kemenag kemudian merespon, untuk menghilangkan kutipan di luar kantor dan di luar jam kerja tersebut, akan menaikkan biaya nikah menjadi Rp. 500.000/peristiwa nikah karena Negara tidak mempunyai dana untuk membiayainya yang jika dikalkulasi, akan mencapai Rp. 1,2 triliun/tiap tahun. Namun belum lagi aturan itu terlaksana Kejaksaan sudah ‘main tangkap’ sehingga penghulu merasa harga dirinya terhina.

“Sebenarnya kita sedang menyusun juklak dan juknis tata cara pengutipan biaya nikah tersebut, apakah masing-masing daerah besarannya sama, atau berbeda. Apakah daerah yang peristiwa nikahnya banyak dan yang sedikit sama. Karena biaya nikah yang geografisnya bagus dan luas daerahnya kecil akan  sangat berbeda dengan di daerah kepulauan, yang  geografis keras dan wilayahnya cukup luas seperti di Papua,” papar Djamil.*** (lutan)

 

 

 










Komentar Via Website : 4
Obat Varises
31 Januari 2014 - 13:59:57 WIB
Obat Varises
31 Januari 2014 - 14:00:17 WIB
makasi ya infonya
sangat bermanfaat
salam semngat
http://goo.gl/QCQHEp
jelly gamat
01 Februari 2014 - 15:04:34 WIB
makasi infonya
semoga sukses
salam sehat
http://t.co/1ZuADe8P4O
Obat Tradisional Untuk Hipertensi
25 Februari 2014 - 14:42:26 WIB
Selamat Siang Gann .. Saya Mau Nitif KomentarSya D Sini Terimakasih ...

http://goo.gl/p3DFpg
http://goo.gl/DyJucq
n
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)