Ekbis

Nikmati Ketenangan Pikiran Selama Beribadah Haji Tahun Ini

Administrator | Kamis, 16 Agustus 2018 - 13:27:09 WIB | dibaca: 521 pembaca

Mastercard berbagi tips-tips bagi para jemaah haji untuk menikmati keamanan dan kenyamanan pengalaman transaksi sehingga mereka dapat lebih khusyuk selama beribadah di tanah suci. 

Jakarta, 13 Agustus 2018: 
 Seiring dengan datangnya musim haji tahun 2018 ini, pemerintah Indonesia telah menghimbau para jemaah haji untuk mempersiapkan hati dan fisik mereka sebelum berangkat ke Arab Saudi. Para jemaah haji juga disarankan untuk menjaga keamanan barang mereka, khususnya uang tunai dan kartu pembayaran yang dibawa. Sejalan dengan himbauan tersebut, Mastercard membagikan beberapa tips untuk memastikan keamanan transaksi pembayaran para jemaah selama mereka melakukan perjalanan haji.  

Safdar Khan, Division President Indonesia, Malaysia, dan Brunei, Mastercard
, mengatakan “Kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah haji bagi para jemaah yang akan berangkat, maupun yang telah sampai di Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi. Mastercard berharap tips-tips ini dapat membantu para jemaah haji untuk lebih khusyuk beribadah dengan cara memberikan saran terbaik terkait aktivitas pembayaran elektronik selama berada di Arab Saudi. Dengan dukungan standar keamanan serta inovasi teknologi pembayaran kami , kami percaya bahwa tips-tips ini dapat membantu para pemegang kartu berlogo Mastercard untuk dapat melakukan transaksi secara aman, mudah dan nyaman di manapun mereka berada.” 

Beberapa tips dari Mastercard untuk para jemaah haji selama di tanah suci Mekkah antara lain: 

#1 Bawa kartu Mastercard Anda dan uang tunai secukupnya

Bagi para calon jemaah haji yang baru pertama kali pergi, terkadang menentukan jumlah uang tunai yang harus dibawa menjadi dilema tersendiri. Sementara itu, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kerap menghimbau para jemaah haji untuk membawa uang tunai secukupnya ketika berangkat ke Tanah Suci, mengingat membawa uang tunai dalam jumlah besar memiliki risiko keamanan yang tinggi. 

Untuk itu, saat para jemaah haji ingin melakukan transaksi di toko, pembayaran elektronik menjadi pilihan terbaik, karena dapat diterima secara global, serta lebih aman dan nyaman. Lebih dari itu, menurut 
Mastercard Foreign Exchange Products Analysis 2018metode terbaik untuk mendapatkan mata uang asing adalah dengan melakukan penarikan tunai menggunakan kartu debit di mesin ATM yang terdapat di negara tujuan. Bertransaksi menggunakan mesin ATM menawarkan keamanan lebih dibandingkan membawa uang tunai dalam jumlah besar saat sedang berpergian. Selain itu, mesin ATM dapat ditemukan di pintu keluar bandara serta beberapa lokasi lainnya selama perjalanan Anda, sehingga memberikan kemudahan dan kenyamanan saat Anda harus melakukan penarikan tunai. 

Di kota Jeddah, Mekkah dan Madinah, terdapat mesin-mesin ATM yang menawarkan pilihan Bahasa Indonesia untuk jemaah haji asal Indonesia yang ingin melakukan penarikan tunai. 

#2 Jaga keamanan kartu dan pastikan bahwa Anda telah menyimpan kontak bank Anda 

Untuk menjaga keamanan kartu, setelah melakukan penarikan tunai, para jemaah haji dihimbau untuk segera mengambil uang, kartu, serta bukti penarikan dari mesin ATM, kemudian menyimpannya di tempat yang aman untuk menghindari pencurian maupun kerusakan kartu. 

Para jemaah haji juga disarankan untuk selalu menyimpan dompet di tempat yang aman sehingga mengurangi risiko kehilangan atau pencurian. Jika kartu tersebut sudah dilengkapi dengan teknologi
 chip terbaru, para jemaah haji bahkan dapat menikmati fitur perlindungan tambahan untuk meningkatkan keamanan kartu. Selain itu, gunakan Personal Identification Number (PIN) yang berbeda untuk setiap kartu Anda, karena praktik ini merupakan cara terbaik untuk menjaga keamanan kartu. Para jemaah haji diminta untuk tidak menuliskan PIN pada benda yang diletakkan dalam dompet, maupun pada kartu itu sendiri. Apabila Anda lupa PIN atau kartu Anda hilang, segera laporkan hal tersebut kepada pihak bank Anda. Pastikan Anda memiliki detail kontak bank Anda di tempat yang mudah diakses agar dapat melaporkan kasus kehilangan atau pencurian, sehingga mereka dapat langsung memblokir kartu Anda serta memberikan kartu pengganti secepatnya. 

#3 Periksa kembali laporan transaksi Anda 

Periksa setiap bukti transaksi ketika Anda menerimanya dan lihat apakah ada transaksi yang mencurigakan. Pastikan bahwa jumlah yang tertera sudah sesuai dengan transaksi yang telah Anda lakukan. Jika menurut Anda terdapat transaksi yang mencurigakan, segera hubungi bank Anda. Apabila bank Anda menawarkan fasilitas peringatan melalui SMS, daftarkan diri Anda sebelum berangkat, sehingga Anda dapat menerima pesan notifikasi setiap kali Anda melakukan transaksi melalui kartu Anda.

 (rls/adv/pp)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)