Husada

Menkes: Jaminan Kesehatan Nasional Tidak Sama Dengan Berobat Gratis

Menkes: Jaminan Kesehatan Nasional Tidak Sama Dengan Berobat Gratis

Administrator | Sabtu, 07 September 2013 - 06:58:07 WIB | dibaca: 15370 pembaca

Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi (Foto:ist)

KUPANG, Parahyangan-Post.com - Sangat keliru jika ada bupati atau walikota yang menjanjikan akan ada pengobatan gratis karena sesungguhnya yang akan berlaku pada tanggal 1 Januari 2014 adalah Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), tidak berarti pengobatan gratis.

Hal ini disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) RI, dr. Nafsiah Mboi, SpA, MPH, ketika membuka Kongres Nasional (Konas) XII Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) di Hotel Grand Mutiara Kupang, Kamis (5/9/2013),sebagimana dilansir Tribunews.com

Nafsiah mengatakan, JKN untuk menjamin pemerataan dan keadilan serta kemandirian masyarakat.

"Jangan disamakan dengan pengobatan gratis. Banyak bupati atau walikota yang memakai pengobatan gratis sebagai alat politik. JKN tidak sama dengan pengobatan gratis. Keliru kita kalau itu yang kita janjikan kepada rakyat," tegas Nafsiah.

Dijelaskannya, cita-cita pemerintah agar semua masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang merata dan tidak diskriminatif sebenarnya sudah diatur dalam undang-undang sejak tahun 2004 yang akan terwujud  tanggal 1 Januari 2014.

"Pada 1 Januari 2014, kita mulai di mana Jamkesmas, askes PNS, TNI, Polri dan JPK Jamsostek, itu akan disatukan di bawah satu pengelolaan, yaitu Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) yang merupakan perubahan dari PT Askes. Askes adalah BUMN, sedangkan BPJS non profit," jelasnya.

Pada saat ini, lanjut Nafsiah, ada 176 juta penduduk Indonesia atau 72 persen sudah termasuk dalam salah satu asuransi. Namun mulai 1 Januari 2014 secara bertahap, kepesertaan JKN akan didaftarkan sehingga pada  tanggal 31 Desember 2019, seluruh penduduk Indonesia telah mempunyai suatu jaminan kesehatan.

"IAKMI sebagai organisasi profesi kesehatan masyarakat agar bersama-sama mengindenfitikasi strategi yang inovatif untuk percepatan pencapaian sasaran-sasaran pembangunan kesehatan," saran Nafsiah.

Konas IAKMI dibuka oleh Menkes  dan mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, dengan menabuh tambur secara bersamaan. Disaksikan oleh Kepala BKKBN Pusat, anggota DPRD RI, Charles Mesang, anggota DPD RI, Abraham Paul Liyanto, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, Kapolda NTT, Untung Yoga Ana dan ratusan peserta kongres dari seluruh Indonesia.(ratman/tribnws)










Komentar Via Website : 73
obat jantung bengkak
27 Desember 2013 - 13:23:15 WIB
oke thanks infonya http://goo.gl/6KAUno
Obat Asam Urat Tradisional
09 Januari 2014 - 08:08:37 WIB

selamat pagi
selamat beraktifitas
semoga sukses ^^
http://goo.gl/n5r9Y5
Obat Tumor Lambung
14 Januari 2014 - 08:20:36 WIB
selamat pagiii pk/bu admin
salam sehat selalu ^^
http://goo.gl/NMw3DR
obat herbal kelenjar getah bening
17 Januari 2014 - 14:03:32 WIB
kunjungan di siang hari , tetap semangat gan :) http://goo.gl/xXIekG
obat herbal miom
18 Januari 2014 - 09:19:48 WIB
sukses terus gan http://goo.gl/ICLMcK
obat herbal benjolan di payudara
18 Januari 2014 - 15:22:47 WIB
sore gan , selamat berlibur di akhir pekan :)
obat herbal asam urat
20 Januari 2014 - 11:39:44 WIB
pagi gan , terima kasih atas infonya http://tinyurl.com/mqlf8tj
obat lemah syahwat alami
22 Januari 2014 - 08:28:38 WIB
jual obat lemah syahwt alami
http://goo.gl/R6T1rv
obat herbal kanker prostat
24 Januari 2014 - 09:15:16 WIB
selamat siang, sukses terus gan , d tunggu info lainnya http://goo.gl/I6iMZ9
Obat Infeksi Lambung Tradisional
24 Januari 2014 - 14:59:26 WIB
senang sekali bisa baca informasi ini
semoga bermanfaat
salam sehat
http://goo.gl/LwkqPH
AwalKembali 123... 8 Lanjut Akhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)