Hukrim

penipuan calon jamaah

Kepolisian Bandung Bongkar Kasus Penipuan Jamaah Umroh

Administrator | Selasa, 30 Januari 2018 - 19:55:46 WIB | dibaca: 235 pembaca

Bandung, parahyangan-post.com-Penipuan terhadap calon jamaah umroh kembali terjadi. Kali ini diduga dilakukan oleh PT Solusi Balad Lumampah (SBL), yang berkantor pusat di Wisma Bumiputra Lt. 7, Jl. Asia Afrika, Bandung.

Terbongkarnya kasus penipuan ini berawal dari laporan calon jamaah yang tidak kunjung diberangkatkan ke tana suci. Pihak kepolisian pun bergerak cepat. Selang beberapa waktu kemudian, Kepolisian Daerah Jawa Barat menangkap dua orang, yakni pemilik yang berinisial H. AJW dan staf berinisial  ER.

“Pelaku diduga melakukan penggelapan uang jemaah dengan total kerugian Rp300 miliar,” ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Selasa, 30/1.
Lebih jauh Agung mengatakan, PT. SBL menyelenggarakan perjalanan ibadah umroh dan haji plus, namun berdasarkan informasi dari Kemenag, biro ini tidak memiliki izin memberangkatkan haji.
"Setelah kita cek ke Kemendag, PT. SBL hanya memiliki izin umroh saja, dan tidak memiliki izin memberangkatkan haji. Jadi tidak sesuai ketentuan," kata dia.
Sejak beroperasi awal 2016, PT. SBL telah menerima 31.000 orang calon peserta umroh dan 117 orang calon jemaah haji plus.
Masing-masing calon jemaah umroh telah mengirimkan uang mulai dari Rp18 juta hingga Rp23 juta. "Dari total calon jemaah yang sudah mendaftar, PT. SBL berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp900 miliar," kata Agung.
Dia melanjutkan, dari jumlah yang sudah mendaftar baru 17.383 orang sudah diberangkatkan. Sisanya, 12.845 orang belum diberangkatkan.
Untuk calon jemaah haji plus yang berjumlah 117 orang, masing-masing telah mengeluarkan dana Rp110 juta sehingga total terkumpul Rp12,8 miliar.
Sita
Agung menjelaskan, Polisi juga telah  menyita sejumlah aset kendaraan dan bangunan mewah milik H. AJW .Barang bergerak dan tak bergerak itu disita lantaran diduga kuat hasil dari menipu 12 ribu lebih calon jemaah.

Barang bukti yang disita Antara lain, Alphard, Range Rover, dan Mercedes, serta sejumlah mobil lainnya yakni Navara, Pajero, Mobilio, Jazz, Hiace dan truk towing. Total ada sembilan kendaraan roda empat.

Selain itu, polisi juga membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang menjadi korban penipuan perjalanan umrah dan haji oleh PT Solusi Balad Lumampah (SBL). Pasalnya polisi menduga masih banyak jemaah lain yang menjadi korban penipuan agen travel tersebut.
"Polda Jabar membuka hotline service pengaduan dengan nomor 082115671856. Karena kita menduga masih ada korban lainnya," ujar  Agung.*** (tan/pp)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)