Disaster

Institut for Jakarta River Restoration Persentasikan Ekosistem dan Aliran Sungai

Administrator | Selasa, 30 Juli 2019 - 08:01:31 WIB | dibaca: 80 pembaca

JAKARTA (Parahyangan-Post.com) - Institute for Jakarta River Restoration (IJRR) Ir. Suryo Albar ST, MM, IPM memaparkan terkait naturalisasi sungai Ciliwung dan kemudian dia mempersentasikan ekosistem yang terdapat di aliran sungai. Suryo pun mendefinisikan terkait lingkungan tentang menejemen tata kelola sungai dengan cara memulihkan proses alami sungai baik habitat maupun ekosistem sungai. Bahkan, dia merinci bentuk dan alur sungai serta mekanisme perpindahan sedimen termasuk endapan sungai. 

" Saya kira kita bisa belajar bersama, saya kebetulan teknik sipil dan lulusan dari UGM," jelas Institute for Jakarta River Restoration (IJRR). 

Dari keterangan itu, dia juga menyampaikan adanya harmoni interaksi antara manusia dan sungai sehingga tercipta maksimalisasi fungsi sungai, pengendalian banjir serta perbaikan kualitas air sungai. Lantas, pria yang bergelar Insinyur itu juga merinci tujuan sungai yang dapat dijadikan sarana rekreasi, migrasi ikan, paru-paru kota dan sarana edukasi bagi masyarakat. 

Agus Supriyanto menambahkan, pertemuan yang dihadiri oleh berbagai elemen pegiat lingkungan di Padepokan Ciliwung Condet dapat diharapkan dapat berlanjut dan berdampak positif kepada masyarakat sekitar. 

Dalam hal ini, Jarak Saling  mengundang serta melibatkan Komunitas Ciliwung, Jarak Saling, P3I, IPP, Yayasan Param, Komite Advokasi Penyandang Disabilitas Indonesia (KADI), dan KLHK. 

" Pertemuan Jarak Saling dengan mengundang beberapa elemen masyarakat, yang diadakan di Padepokan Ciliwung Condet, harapannya tidak berhenti pada resume rapat" kata dia. 

Lebih jauh, menurut dia, dari hasil pertemuan beberapa poin kesepakatan dapat dishare ke pegiat lingkungan lainnya. Melalui rembug yang digelar di bantaran Ciliwung tersebut, Agus berpendapat poin yang telah disepakati bersama di Padepokan Ciliwung Condet menjadi agenda utama para aktivis yang konsen terhadap daerah aliran sungai. 

" Dari poin-poin kesepakatan disosialisasikan ke lintas pegiat lingkungan dan sungai. Bertahap semoga menjadi agenda dari banyak kelompok masyarakat," ujar 
Agus Supriyanto dari Yayasan PaRaM yang merupakan bagian dari anggota Jarak Saling.

(Dw/rat/pp)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)