Nusantara

Pelajar Islam Indonesia

Husain Tasrik Makrup : Muktamar Bandung Sah

Administrator | Rabu, 17 Mei 2017 - 16:26:23 WIB | dibaca: 180 pembaca

Pelajar Islam Indonesia (PII)

JAKARTA, Parahyangan-Post - Sebagaimana telah beredar pernyataan-pernyataan yang, terkait tentang kondisi Pelajar Islam Indonesia (PII), maka dengan ini kami selaku Dewan Formatur terlantik berdasarkan keputusan Muktamar Nasional PII di Bandung merasa perlu untuk mengklarifikasi terkait beberapa poin sebagai berikut, hal ini disampiakan Husain Tasrik Makrup, selaku Ketua Umum PII periode 2017 - 2020 pada acara konfrensi pers di kawasan Cikini, Jakarta, Selasa (16/05) 


Lebih lanjut Husain Tasrik Makrup menegaskan bahwa berdasarkan kesepakatan Pengurus Wilayah dalam  Sidang Dewan Pleno Nasional  (SDPN) PII di Bekasi. Adapun SDPN adalah forum paruh periode PII secara nasional yang salah satu fungsinya untuk mengevaluasi kinerja Pengurus Besar (PB). Muktamar dipercepat sebab PB PII dianggap sudah tidak cakap lagi dalam mengurus organisasi. Terutama penyalahgunaan wewenang oleh Sdr. Munawar Khalil sebagai Ketua Umum PB PII 2015-2017 dalam mengelola Dana Abadi Umat untuk kepentingan pribadi. 

"Muktamar Bandung Didukung Oleh 19 PW PII Nasional. 
Kehadiran mayoritas Pengurus Wilayah Nasional tersebut adalah menjawab amanah SDPN,"jelas Husain Tasrik Makrup.

Pengurus Besar terlantik merupakan representatisi hampir seluruh pengurus wilayah. 
Pengurus Besar yang akan dilantik dibawah pimpinan Sdr. Husain Tasrik Makrup merupakan representasi dari hampir seluruh Pengurus Wilayah, tambah Sureza, selaku Komandan Korpus Brigade PII.

PENGURUS BESAR PERIODE 2015-2017 TELAH DEMISIONER 

Berdasarkan hasil-hasil Muktamar Nasional di Bandung, Pengurus Besar PII Periode 2015-2017 mandatnya telah dicabut, sehingga keputusan-keputusannya tidaklah konstitusional. Di samping itu, Pengurusnya tidaklah representatif & diakui oleh Pengurus Wilayah Se-Indonesia. 

Maka dengan tegas kami menghimbau ke pihak eksternal untuk tidak menerima kerjasama dalam bentuk apapun apabila mengatasnamakan PB PII 2015-2017 karena itu bersifat tidak konstitusional. 

Begitu pula kepada seluruh lembaga pemerintahan,  khususnya kepada Bapak Mentri Pemuda dan Olah Raga Bpk. H. Imam Nahrowi. S.Pdi untuk tidak memfasilitasi hasil audiensi yang telah dilakukan oleh *Sdr. Munawar Khalil (Ketua Umum PB PII Demisioner 2015-2017) yang jelas bersifat tidak konstitusional. 

Khusus kepada Sdr. Munawar Khalil (Ketua Umum PB PII Demisioner 2015-2017) beserta jajarannya, untuk mengakhiri kegaduhan yang telah dilakukan selama ini, karena hal tersebut dapat mencemarkan nama baik, serta bersifat pidana. 

Untuk para kader PII se-Indonesia, mohon bersabar dan tidak menghiraukan apapun yang di intruksikan Sdr. Munawar Khalil (Ketua Umum PB PII Demisioner 2015-2017)* serta tetap beprilaku cerdas, menahan diri untuk tidak bersikap anarkis!! 


Berikut Susunan Dewan Formatur : 
Pengurus Besar PELAJAR ISLAM INDONESIA 
Periode 2017-2020 : 

  1. Husain Tasrik Makrup (Ketua Umum); 
  2. Sureza (Komandan Koorpus Brigade PII); 
  3. Haslinda Satar (Ketua Koorpus Korps PII Wati).



(editor : ratman/pp)

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)