Edukasi

Oleh: Ary Mugiasih S.Pd.

GURU SANGAT ANTUSIAS JADI PENULIS BUKU

Administrator | Sabtu, 17 Februari 2018 - 11:45:51 WIB | dibaca: 763 pembaca

Ary Mugiasaih, S.Pd. Sekretaris IGI Kota Bekasi.

Catatan Tercecer dari Pelatihan Menulis Buku Paket IGI Kota Bekasi:

GURU SANGAT ANTUSIAS JADI PENULIS BUKU 

Oleh: Ary Mugiasih S.Pd.*

 

Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Bekasi menyelengarakan pelatihan menulis buku bertajuk, “Satu Guru Satu Buku Paket”. Peserta berdatangan dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka sangat antusias dan termotivasi untuk segera melahirkan karyanya.

 

Banyak guru ingin menjadi penulis. Baik menulis buku paket, maupun buku non paket atau fiksi. Juga keinginan untuk menjadi penulis kolom atau opini di surat kabar dan media online.

Keinginan itu tentu sangat baik, namun untuk bisa menjadi penulis, guru harus belajar. Tidaklah mungkin seorang guru langsung jadi penulis handal tanpa mengikuti pelatihan.

IGI Kota Bekasi mencermati  fenomena positif ini dengan seksama. Sebagai organisasi profesi yang bertujuan meningkatkan profesionalisme guru, IGI Kota Bekasi merasa bertanggung jawab untuk menyalurkan bakat dan semangat yang meledak-ledak ini.

Maka pada tanggal 10 Februari 2018 lalu IGI Kota Bekasi mengadakan Pelatihan Menulis Satu Guru Satu Buku Paket (SAGUSAKUPAT) di Aula Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) TRI BHAKTI, yang terletak di jalan Teuku Umar, 24, Bekasi.

Antusias

Tingginya minat guru untuk menjadi penulis dapat dilihat dari jumlah peserta yang hadir. Awalnya, agar lebih efektif  dan juga karena  keterbatasan tempat, panitia membatasi peserta  hingga 100 orang saja. Namun karena terus bertambah, panitia menoleransi  sampai 130 orang. Itu pun,  kalau tidak ditutup akan terus membludak.

Peserta terdiri dari guru SMA, SMP, SD dan guru TK. Mereka berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, diantaranya,  Banda Aceh, Riau, Pemalang, Cimahi, Depok, Bogor, Karawang dan Jakarta serta Kabupaten dan Kota Bekasi sendiri.

Antusianya para guru ini tentu sangat beralasan, sebab jika berhasil melahirkan buku paket yang bermutu tentu karyanya akan dilirik penerbit. Jika dilirik penerbit otomatis akan menjadi ladang penghasil tambahan yang menggiurkan. Sebab penerbit akan membeli mahal dan membayar royalty buku tersebut dengan harga yang pantas.

Di sisi lain, jenjang karir guru penulis juga ‘moncer’. Dengan hanya menulis  2 buku paket, maka kenaikan pangkat dari golongan 4a ke 4b lancar.

Dan yang tidak kalah pentingnya adalah murid dan orang tua  sangat bangga jika gurunya mengajar dengan buku paket yang ditulisnya sendiri. Ini adalah kebanggan yang tidak dapat dinilai dengan materi.

Mencermati dari pelatihan  yang diadakan oleh IGI Kota Bekasi tersebut, harapan guru untuk menjadi penulis handal tidaklah berlebihan. Mereka antusias sekali dan ingin segera menulis. Ingin segera melahirkan buku paketnya sendiri.

 

Berkelanjutan

Berpedoman dari pelatihan-pelatihan sebelumnya, semangat guru yang menggebu-gebu itu biasanya padam setelah mereka kembali pulang ke rumah dan tenggelam dalam rutinitas mengajar. Nah, agar semangat itu tidak padam, maka hasil dari pelatihan tersebut harus dipantau terus.

Para tutor pelatihan penulisan yang diadakan oleh IGI Kota Bekasi bertekad akan terus  memantau perkembangan yang dilakukan peserta.

Hal itu dikatakan pemateri  Drs. Hasim M.M. Hasim yang juga  Guru Berprestasi (Gupres)  tingkat nasional 2017 dan telah menulis puluhan buku paket. Sekarang Hasim mengajar  dan wakil kepala sekolah SMA 6 Kota Bekasi.

Tekad serupa juga dikatakan pemateri lain, Cucu Sukmana, S.T., M.M. “Tanpa ditindaklanjuti dengan tekad menulis yang kuat, maka pelatihan ini akan sia-sia,” ujar  Cucu yang juga Ketua IGI Prov. Jawa Barat.

Di sisi lain, kendala  juga sering dialami panitia. Panitia mengalami kesulitan dalam pembiayaan. Jika semuanya dibebankan kepada peserta, rasanya terlalu berat.

Model yang dilakukan oleh IGI kota Bekasi, yakni dengan menggandeng pihak lain, dalam hal ini STIE TRI BHAKTI kota Bekasi yang menyediakan tempat, dapat dijadikan contoh di daerah lain.

Penulis yakin banyak pihak lain yang ingin bekerjasama dengan organisasi pendidik ini untuk meningkatkan profesinalitas guru. Kerjasama yang dibangun tentu, kerjasama yang saling menguntungkan.***

 

*Penulis adalah Sekretaris IGI Kota Bekasi

 

 

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)