Polkam

Front Pancasila Rapatkan Barisan Hadapi Bangkitnya Komunis di Indonesia

Administrator | Senin, 23 Mei 2016 - 23:30:57 WIB | dibaca: 1436 pembaca

JAKARTA, Parahyanganpost.com – Bertempat di Gedung Juang, Jakarta Pusat, Senin (23/05/2016) berlangsung kegiatan Seminar dan Dialog Lintas Generasi, Mewaspadai Bangkitnya Komunisme di Indonesia. Hadir dalam acara tersebut berbagai perwakilandari berbagai organisasi yang tergabung dalam Front Pancasila dari berbagai daerah. Selain itu juga para tokoh dari DPP Laskar AMPERA Arif Rachman Hakim 66.

Menurut Ketua Umum DPP LA ARH 66, Shidki Wahab, kegiatan ini selain memberikan pemahaman sejarah kepada generasi muda juga untuk memperkokoh dan merapatkan barisan menyikapi maraknya pemberitaan dimedia terkait bangkitnya komunisme di Indonesia.

Lebih lanjut Shidki Wahab mengaakan semangat kebangsaan dan keindonesiaan telah diwariskan angkatan 1908 dan semangat persatuan dan kesatuan diwariskan angkatan 1928 melalui Sumpah Pemuda. Kemudian perjuangan kebangsaan berlanjut dan melahirkan generasi 1945 yang berhasil mlawan penjajah dan tercapainya Kemerdekaan Bangsa Indonesia.

Ternyata dalam perjalanan bangsa ini terjadi pembrontakan pada tahun 194 dan 1965 yang menginginka pergantia ideologi Pancasila dengan ideologi Komunis. Dengan semangat Pancasila dalam menghadapi situasi penuh konflik pada saat itu lahirlah Generasi 1966 dengan Trituranya.Tritura yaitu, Bubarkan PKI_retooling Kabinet dan Turunkan Harga.

Perjalanan 50 tahun telah berlalu, Angkatan 66 terus eksis dan berkiprah untuk kemajuan Bangsa-Negara telah mendorong lahirnya generasi muda Pancasila, generasi 2016. Maka pada hari ini angkatan 66 khususnya Dewan Pimpinan Pusat Laskar Arif Rahman Hakim 1966 mengajak seluruh komponen bangsa yang dihadiri perwakilan Front Pancasila juga generasi muda 2016  untuk bersama-sama berpegang teguh kepada UUD 1945 dan NKRI Harga Mati, bahwasanya Pancasila adalah Jalan Lurus yang dipilih setiap generasi Indonesia.

Perkembangan faham radikal, terorisme, liberalisme dan ideologi kiri telah mengikis nasionalisme dalam berbagai sendi kehidupan  Pancasila seperti kehilangan tempat di hati pengikutnya.

Oleh karena itu, lanjut Ketua UmumDPP LA ARH 66, kami ingin menyampaikan bahwa LA ARH 66 dan Front Pancasila yang hadir pada hari ini serta perwakilan generasi muda 2016 menyatakan :

1.       Pancasila adalah ideologi bangsa Indonesia yang harus dipilih semua generasi sebagai jalan lurus bersama.

2.       Mendorong pemerintahan untuk tida meminta maaf kepada PKI

3.       Mendukung semua upaya penegakan hukum dalam rangka mencegah kebangkitan komunis gaya baru

4.       Mendesak MPR DPR RI untuk terus konsisten kepada UUD 1945 dan NKRI sehingga tidak perlu mencabut Tap MPRS No.25 Tahun 1966

5.       Berjuang untuk kedaulatan dalam politik, kemandirian dalam ekonomi dan berkepribadian dalam budaya nasional.

 

(ratman/opik/pp)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)