Ekbis

Pemberdayaan Masyarakat

FKPIKM Jagakara Sukses Ajak Masyarakat Jadi Pengusaha

Administrator | Kamis, 10 Oktober 2019 - 14:16:07 WIB | dibaca: 492 pembaca

Pendamping Usaha Kecil Menangah Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Ibu Muslimah, saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus FKPIKM, di RPTRA Lenteng Agung, Rabu 09/10. (foto :aboe)

Jakarta, parahyangan-post.com- Forum Komunikasi Pengusaha Industri Kecil dan Menengah (FKIPKM) Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan melakukan pelantikan pengurus, di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak atau RPTRA Lenteng Agung, Jakarta, Rabu, 9 Oktober2019.

Ketua Dewan Pembina FKPIKM Kecamatan Jagakarsa Nurjaman Sisco Pranajaya mengatakan Kecamatan Jagakarsa termasuk wilayah yang sukses melahirkan pengusaha kecil di Jakarta.

“Bahkan jumlah pengusaha kecil yang dilantik melebihi target yang ditetapkan sebelumnya,” tutur Sisco yang juga Ketua Umum Koperasi Digital Indonesia. 

Harus Berbagi

Sementara itu ketua Pendamping Kewirausahaan Sudin Perindustrian Kecamatan Jagakarasa Ibu Muslimah menjelaskan keinginan masyarakat untuk menjadi pengusaha kecil menengah cukup tinggi. “Potensi mereka  sebenarnya besar, namun selama ini  sering terkendala dalam perizinan, atau legalitas formal. Makanya kami mendampingi mereka agar mau mengurus  perizinan sehingga produknya dikenal masyarakat,” tuturnya.

Ditambahkan Ibu Muslimah, legalitas formal ini sangat penting sebab kalau ada permasalahan di kemudian hari pemerintah bisa membantu. Selain itu legalitas formal itu juga sangat menunjang pemasaran.

“Produk-produk UMKM yang sudah terdaftar secara resmi dan mempunyai sertifikasi halal akan dicari masyarakat,” tutur Ibu MUslaimah yang juga pengusaha kripik singkong ini.

Maka, lanjut Ibu Muslimah, pihaknya  menganjurkan kepada seluruh anggota yang mempunyai produk khusus dan khas, terutama produk makanan, agar mendaftarkan hak patennya sehingga tidak diklaim oleh orang lain.

Menjadi pengusaha, tambah Ibu Muslimah, harus ulet dan mau menolong orang lain. Selama menjadi pendamping pengusaha UMKM di Jagakarsa, pihaknya telah banyak menjalin kerjasama dengan pihak lain.

“Dalam waktu dekat kita mendapat bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari kampus Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta, untuk melatih para pelaku wirausaha agar memahami bagaimana berbicara di depan umum dalam memasarkan produk-produknya (public speaking),” tuturnya. 

Bertukar Informasi

Keuletan menjadi pengusaha kecil menengah juga diperlihatkan oleh ketua FKPIKM Jagakara yang baru saja dilantik, Ibu Tati Royati.Produsen aneka Roti  dan fitza  dengan  brand “Dapoer Tati 77”  mampu memperoleh omzet 20 jutaan sebulan, padahal usahanya hanya usaha sampingan di rumahnya yang terletak di RT 04/RW 2, Kelurahan Lenteng Agung.

Produknya yang paling digemari masyarakat adalah fitza yang mempunyai  aneka rasa. Ada yang original dan juga special. Harganya cukup kompetitif. Untuk fitza special ukuran 25 x 25 dibandrol Rp. 80.000,- sementara yang original hanya Rp. 50.000,-

Fitza Ibu Tati pun bisa dipesan via WA atau online.

“Untuk sementara pemasaran produk “Dapoer Tati 77”  baru sebatas lingkungan Kelurahan Lenteng Agung,” tuturnya.

Ibu Tati Royati mengharapkan seluruh anggotanya yang berjumlah 200-an pengusaha kecil menengah itu maju bersama-sama dan saling bertukar informasi mengenai perkembangan terbaru sehingga produk-produk yang dihasilkan digemari masyarakat.*** (aboe/anas)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)