Seni Budaya

Peringatan Hari Kemerdekaan RI

Fadli Zon Resmikan Patung The Founding Fathers di Sumatera Barat

Administrator | Rabu, 16 Agustus 2017 - 03:05:54 WIB | dibaca: 153 pembaca

Fadli Zon di tengah patung The Faounding Father. (foto ist)

Padang, parahyangan-post.com Wakil Ketua DPR Fadli Zon meresmikan patung empat tokoh pendiri bangsa Indonesia yang diberi nama The Founding Fathers di Rumah Budaya Fadli Zon, Kecamatan Sepuluh Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa (15/8/2017).

Adapun The Founding Fathers adalah Bung Karno, Bung Hatta, Bung Syarir dan Tan Malaka yang sedang duduk santai di halaman berlatar belakang persawahan, seolah-olah sedang berdialog.

Fadli Zon menjelaskan dipilihnya empat tokoh pendiri bangsa ini karena tiga di antara tokoh ini berdarah Minang. Sementara Soekarno adalah Presiden pertama Republik Indonesia sekaligus yang memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.

“Kita tahu, Bung Karno merupakan salah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia. Beliau  mendirikan PNI pada saat ia berumur 26 tahun. Dengan PNI nya tersebut, Bung Karno terus berjuang melawan Kolonialisme di Hindia Belanda, hingga akhirnya di usia ke 32 tahun, Bung Karno di tangkap oleh Polisi Kolonial Belanda dan di jebloskan ke penjara Sukamiskin selama 4 bulan.

Dalam perjuangan bangsa Indonesia, nama besar Bung Karno tak bisa lepas dari nama Bung Hatta. Puncaknya pada tanggal 17 Agustus 1945 Soekarno membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia di Pengangsaan Timur 56, bersama Bung Hatta.

Tokoh lainnya yakni Sutan Syahrir, Pemuda Indonesia yang memelopori penyelenggaran Kongres Pemuda Indonesia, Kongres monumental yang mencetuskan Sumpah Pemuda pada 1928.

Sementara Tan Malaka memiliki jasa yang  besar bagi kemerdekaan dan terbentuknya republik ini. Sayangnya catatan-catatan sejarah Indonesia kerap tak jujur dengan menghilangkan nama Tan Malaka dari inggar-binggar perjuangan kemerdekaan, seakan-akan Tan Malaka, salah satu putra terbaik Pandan Gadang, Suliki itu tak pernah ada,” urainya.

Arsip Ipphos

Lebih jauh Fadli Zon mengungkapkan pose patung Bung Karno, Hatta, dan Syarhrir berasal dari arsip foto milik Ipphos. "Di saat ketiganya duduk bersama di kursi rotan panjang di jakarta pada tahun 1946," kata Fadli.

Kendati para pendiri bangsa berasal dari berbagai ideologi, kata dia, namun dalam gagasan keindonesiaan mereka bisa bersatu.

Ide membuat patung yang terbuat dari perunggu ini berasal dari Fadli dan dibuat oleh seniman asal Yogyakarta bernama Bambang Win. Pengerjaan patung berlansung selama satu tahun sejak tahun 2016. Peluncuran patung Founding Fathers ini diharapkan Fadli dapat memperkenalkan kembali para generasi penerus bangsa bahwa empat tokoh ini sangat berjasa terhadap kemerdekaan Republik Indonesia.

"Ini menjadi pengingat, sebagai tanda sejarah dan mengambil keteladanan dari perjuangan mereka yang telah mempertaruhkan jiwa raga, tenaga, pikiran untuk Republik Indonesia," ucapnya.

Dia mengatakan, kemerdekaan saat ini merupakan perjuangan mereka. "Kita sebenarnya berhutang kepada mereka-mereka ini, kepada empat tokoh republik dan para pahlawan nasional yang lain termasuk pahlawan-pahlawan tak dikenal," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Sementara pemilihan istilah The Founding Fathers lebih merujuk kepada nama tokoh yang  terlibat dalam Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang kemudian dibubarkan dan diganti dengan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) di rumah Laksamana Maeda 16 Agustus 1945.*** (boe/rls)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)