Profil

Bupati Kebumen Hadiri Silaturahmi dan Temu Kangen IKLG

Administrator | Senin, 29 Juli 2019 - 09:07:25 WIB | dibaca: 817 pembaca

Bupati Kebumen, KH. Yazid Mahfudz, saat memberikan sambutan pada acara Silaturahmi dan Temu Kangen Keluarga Bersa IKLG di Jakarta, Minggu (28/07) (sumber foto : ratman/pp)

JAKARTA (Parahyangan-Post.com) ‚Äď Kabupaten Kebumen secara administratif terdiri dari 26 kecamatan dan 346 desa, dengan luas wilayah ; 128.111.50 hektar atau 1.281.115 km2, dengan kondisi beberapa wilayah merupakan daerah pantai dan perbukitan, sedangkan sebagian besar merupakan dataran rendah.¬†

Di Kabupaten Kebumen, banyak destinasi wisata yang luar biasa dan perlu dikembangkan secara optimal untuk pengembangan sektor pariwisata, demikian salah satu poin yang disampaikan Bupati Kebumen KH. Yazid Mahfudz, saat memberikan kata sambutan pada acara Silaturahi dan Temu Kangen, Ikatan Kanca Lawas Gombong (IKLG), Minggu (28/07), di Aula Ki
Hajar Dewantara, Gedung Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, di Kawasan, Kuningan, Jakarta Selatan. 

Lebih lanjut Bupati Kebumen, juga menyampaikan bahwa dengan dibukanya Bandara Kulon Progo, Jogja, akses dan jarak tempuh dari Kebumen menuju ke Bandara Kulon Progo justru lebih dekat jika dibandingkan dari Jogja sendiri, ini merupakan peluang yang cukup bagus bagi industri pariwisata ke depan khususnya yang ada di wilayah Kebumen. Peluang ini harus bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh para calon investor yang ingin berinvestasi di bidang pariwisata di Kebumen.

Sementara itu, untuk sektor lain, seperti industri menurut Bupati Kebumen yang hadir didampingi Kepala Bappeda Kabupaten Kebumen, Puji Rahayu, saat ini Pemkab Kebumen juga sedang mengembangkan sektor industri, seperti di Kawasan Petanahan. Menurut Yazid sudah ada beberapa investor yang siap untuk menanamkan investasinya disana,  untuk pembangunan pabrik kosmetik, garment, dll.

‚ÄúPihak Pemkab Kebumen berjanji akan permudah izin bagi investor yang akan mengurus perizinan usahanya, di Kabupaten Kebumen‚ÄĚ jelas mantan Wakil Bupati Kebumen.

Ini semua menurut Yazid Mahfudz yang dilantik sejak Februari 2019 menggantikan tugas Bupati Kebumen terpilih pilkada 2015 yang non aktif, tidak lain untuk mengurangi jumlah pengangguran yang ada di kabupaten Kebumen, disamping itu juga untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Kita juga patut bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkerja keras, sehingga untuk tahun ini Pemkab Kebumen mendapat peringkat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan ada peningkatan dari sisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), untuk tahun ini.

Selain itu, Yazid Mahfudz juga menyampaikan bahwa, saat ini Pemerintah Kabupaten Kebumen juga sedang berupaya untuk menghidupkan kembali Industri Garam Rakyat, khususnya yang berada di wilayah pesisir pantai selatan, seperti yang ada di Kecamatan Ambal.

Rencana menghidupkan kembali industri garam rakyat Kebumen ini, jelas Bupati, karena melimpahnya air laut sebagai bahan baku pembuatan garam yang kondisinya belum tercemar limbah industri. Berdasarkan penelitian lanjutnya, sejumlah titik di perairan laut Kebumen memiliki salinitas/kadar garam 35 permilion atau sudah memenuhi nilai kelayakan minimal dalam pembuatan garam.

Bupati Kebumen, Yazid Mahfudz mengapresiasi dan bangga atas kiprah Ikatan Kanca Lawas Gombong (IKLG) ini, Bupati juga mengajak kepada anggota dan keluarga besar IKLG yang berminat investasi  dan berusaha untuk mengembangkan wilayah Kabupaten Kebumen.

Kedepan Bupati juga mengajak agar kegiatan Silaturahmi dan Temu Kangen IKLG seperti ini bisa dilaksanakan di Gombong ‚Äď Kebumen, atau di Pendopo Kabupaten Kebumen, pihak Pemkab Kebumen, selalu terbuka luas.

 

(ratman/pp)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)