Hukrim

#BNN

BNN Kembali BongkarJaringan Narkotika Internasional

Administrator | Selasa, 14 November 2017 - 00:37:31 WIB | dibaca: 66 pembaca

MEDAN, Parahyangan-post.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali selamatkan 900.000 orang dari penyalah gunaan narkoba melalui serangkaian penangkapan jaringan narkotika internasional dengan jumlah barang bukti yang sangat fantastis. Sebanyak 220,78 Kg sabu berhasil di amankan Tim BNN beserta 4 (empat) orang anggota sindikat. Tak hanya sabu, BNN juga menyita 8.500 butir pil ekstasi dan10.000 butir pil H5 dari jaringan ini. Terbongkarnya kasus ini menambah panjang daftar jaringan besar yang berhasil dibongkar oleh tim BNN beserta jajarannya.

KRONOLOGIS

Kasus ini berawal dari tertangkapnya seorang pria beriniusial UD oleh tim BNN di kawasan Idie Rayeuk, Jalan Lintas Medan-Banda Aceh, Rabu (1/11). UD diamankan saat membawa 5 bungkus sabu seberat 5.427,94 gram dengan menggunakan sepedah motor. Kepada Tim BNN, UD mengaku diperintah MI (ada di Malaysia) untuk menerima barang yang dibawa dari Penang menuju Idie Rayeuk dengan menggunakan kapal nelayan.

Pengembangan dilakukan, hingga akhrinya BNN menemukan satu tersangka lain berinisial RA yang diamankan di kawasan DusunTanjung Mulia, Desa Alue Dua Muka O Kec. Idi Rayeuk  Aceh Timur, Sabtu (4/11). Dari tangan RA, BNN menyita 133 bungkus sabu dan 1 bungkus pilekstasi. Sebelumnya Tim BNN menyita 33 bungkus sabu serta 1 bungkus pil ekstasi yang disimpan di dalam box ikan dan baru diterimanya dari seorang awak kapal di Pelabuhan Idie Rayeuk.

BNN berhasil mengorek pengakuan tersangka bahwa masih ada barang lain yang dikubur didalam sebuah lubang tak jauh dari lokasi penangkapan. Tim BNN melakukan penggalian dan berhasil menemukan 100 bungkus sabu. Total keseluruhan  sabu yang diamankan daritangan RA sebanyak 133 bungkus dengan berat total 143.502,54 gram dan 1 bungkus pil ekstasi berisi 8.500 butir dengan berat 2.552,67 gram. 

Masih dijaringan yang sama, tim BNN kembali membidik satu tersangka berinisial ABR dan berhasil mengamankannya di kawasan Jalan Lintas Medan-Banda Aceh, Minggu (5/11). ABR diamankan sesaat setelah menerima barang dari seseorang di Pom Bensin Bukit Tinggi. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran, hingga akhirnya mobil yang dikendarai ABR masuk kedalam  parit. Didalam mobil tersangka, Tim BNN menemukan 30 bungkus sabu seberat 32.958,38 gram.

Dihari yang sama, Tim BNN jugaberhasilmengamankantersangka lain berinisial FRZ saat membawa 30 bungkus sabu seberat 38.911,06 gram dan 1 bungkus H-5 sebanyak 10.000 butir. FRZ juga merupakan bagian dari jaringan sindikat narkotika internasional ini. Keempat tersangka kini berada di Kantor BNN Cawang guna pemeriksaan lebih lanjut. Mereka diduga kuat terkait jaringan sindikat narkoba Malaysia, Myanmar dan Thailand.

Barang bukti yang di sita antara lain :

1.    ShabuSebanyak220.78 kg.

2.    Ekstasi8.500 butiratau 2.56 Kg.

3.    Happy Five 10.000 butir.

4.    1 (satu) buah Sepeda Motor merk Yamaha R25 warna Hitam No.Pol BL-3400-RI  berikut STNK atas nama BADRI KAMAL.

5.    1 (satu) buah Mobil Daihatsu Senia warna SiverNo.Pol BK-1261-QB.

6.    1 (satu) buah Mobil Toyota Avanza warna Siver No.Pol BK-1354-JT.

7.    1 (satu) mobil Honda Jazz Hitam Nopol BK 1200 GO.

8.    1 (satu) mobil Pick Up merk Suzuki Futura warna Hitam Nopol BK-9869- PH.

9.    6 (enam) buahHandphone.

Atas perbuatannya, keempat tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UURI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa kekantor BNN Cawang guna penyidikan lebih lanjut.

(rat/rls/pp)

 

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)