Polkam

Beki Mardani (Ketua LKB) HIJRAH IBUKOTA ANCAM KONFLIK

Administrator | Jumat, 18 Oktober 2019 - 10:35:10 WIB | dibaca: 188 pembaca

JAKARTA (Parahyangan-Post.com) -- Kendati Pemerintah RI kini tanpa GBHN, Kepindahan ibukota ke Palangka raya tak ujug ujug, paling tidak perlu  feasibility study dari Bappenas, demi menghindari kemungkinan seteru horizon plurali sara di ibukota yang baru.

Lain dengan Legenda ibukota Jakarta terbiasa dengan Glasnot / keterbukaan Demokrasi.

Sambutan Penutup Beky Mardani Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi pada Workshop Audio Visual 2 Sanggar Betawi APBD 2019 menampilkan Panelis Yahya Andi Saputra (Selik Melik Seni Betawi), Anwar Al Batawi ( Silat Global Betawi), Yoyo Muhtar ( Sejarah Budaya Betawi), di Papabro Cafe, Kebayoran Baru, Jakarte, 17 Oktober 2019.

Beky yang baru rapat dengan bir Pletok, melanjutkan, Program LKB Meningkatkan, Merawat, Melestarikan  Budaya Betawi yang sesuai dengan Amanat UU dan Perda DKI, sehingga ada harta terpendam dengan program IT LKB bisa berperan pada Industry Wisata dan lapisan Kampus DKI.

Nukilan Gubernur DKI Anies Rosyid Baswedan, Betawi perekat dinamika SARA ibukota dan RI berhutang budi sehingga jadi ibukota.


(Mahdi/pp)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)