Edukasi

Profil Sekolah Unggulan

Al Jannah Gelar Islamic Arts & Sport Festival 2019

Administrator | Rabu, 20 November 2019 - 15:11:01 WIB | dibaca: 185 pembaca

Para pengasuh sekolah Islam Al Jannah foto bersama usai konser. (foto aboe)

Depok, parahyangan-post.com--Sekolah Islam Al Jannah menggelar "Islamic Arts & Sport Festival 2019", 12 - 14 November lalu, di lingkungan sekolah. Kegiatan berlangsung  meriah dan dihadiri ratusan sekolah lain yang berada di sekitarnya.

Direktur Al Jannah Adelina Pane menjelaskan bahwa, acara tersebut diorganisasi oleh OSIS SMA dan SMP Al Jannah, sementara guru dan pengelola hanya mengarahkan dan membimbing saja.

“Kita memang mentradisikan demikian. Setiap kegiatan/ even di lingkungan sekolah, kita serahkan penyelenggaraannya kepada OSIS. Alhamdulillah mereka cukup cerdas dan bertanggung jawab, sehingga acara terlaksana dengan lancar,” tutur Adelina Pane seusai kegiatan.

Penyerahan pelaksanaan kegiatan kepada OSIS tidak sekadar simbolik di saat acara berlangsung, tetapi juga dalam hal mencari dana.

“Mereka juga ikut mencari sponsor dan donatur untuk memeriahkan kegiatan ini,” tambah Adelina.

Nuansa Arabian

Sementara itu  kepala media/ humas Islamic Arts & Sport Festival Marsela menjelaskan bahwa, even seperti ini diadakan setiap tahun. Tiap tahun temanya berganti-ganti.

“Tahun ini tema yang kita angkat bernuansa Timur Tengah,” terangnya.

Makanya dalam even ini ada stan Henna. Henna adalah seni melukis tubuh ala Timur Tengah. Bagian tubuh yang dilukis biasanya lengan, jari, dan kaki, sehingga penampilan cewek semakin cantik dan menarik.

“Henna kini lagi ngetren di kalangan pelajar Muslim, maka kita buka stan tersebut,” kilah Marsela.

Stan Henna sendiri berada di tengah tambak (kolam) dan hanya diperuntukkan bagi anak-anak perempuan.

Lebih jauh Marsela menjelaskan, pada  even kali ini ada beberapa kegiatan yang lokasinya terpisah-pisah.

Untuk lomba marawis yang diikuti oleh sekolah-sekolah di sekitar lokasi, acaranya  diselenggarakan di atas panggung tersendiri. Sementara untuk lomba mancing dan perahu getek di tambak/ kolam, yang berada di lingkungan sekolah.

Sedangkan acara puncak (penutupan) menampilkan mini-concert grup musik Aleehya di aula utama. Lokasinya di bawah masjid.  Grup musik Aleehya yang  terdiri dari tiga personel ini sedang naik daun dan digemari para milenial Muslim. Selain  menyegarkan, penampilan mereka juga menyelipkan dakwah dan humor yang membuat penonton puas.

Selain lomba dan penampilan grup musik Aleehya,  Islamic Arts & Sport Festival juga mengadakan bazar.

“Peserta bazar kebanyakan dari pengusaha kecil dan produsen rumahan yang berada di sekitar sekolah kita. Produk-produknya, terutama makanan ringan/ snack yang  cukup enak dan digemari pengunjung,” jelas Marsela.

Selain produk rumahan, bazar juga diisi dengan produk-produk ternama yang ikut membantu (menjadi sponsor) acara tersebut.

Marsela yang kini duduk di bangku kelas 12 SMA, bercerita, sekolahnya memang mengharapkan munculnya siswa-siswa mandiri dan mampu mengelola even besar. Ini adalah bentuk kepercayaan sekolah kepada anak didik agar mampu menghadapi tuntutan zaman.

“Kita juga punya agenda yang diberi nama "backpacker" (jalan-jalan). Ini khusus untuk siswa kelas 11. Tahun lalu kami mengunjungi Singapura.  Seluruh biaya dan agenda acara, kita yang mengatur, termasuk mencari sponsor. Tahun ini rencananya adik-adik kelas 11 akan mengunjungi Malaysia,” pungkasnya.* (aboe/editor:ireng)

Sekilas Al Jannah

Al-Jannah Islamic, Nature dan Sains  adalah Sekolah Alam dan Sains yang berada di bawah naungan Yayasan Masdalifah dan berlamat di Jl. Jambore No. 4 Pondok Ranggon Cipayung Jakarta Timur. Sekolah berdiri di atas lahan + 3 Ha dan didirikan pada tahun 2001 oleh Bapak Ir. H. Muslimin Siregar MM dan Hj. Nurjannah Harahap. Saat ini sekolah Alam dan Sains Al-Jannah memilki tiga unit pendidikan yaitu Unit Pra Dasar (KB dan TK) dan Unit Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Sekolah Menengah Atas (SMA).

Latar belakang berdirinya sekolah Al-Jannah adalah karena adanya sebuah cita-cita terbentuknya Generasi Bangsa yang Unggul dan Berkualitas, sesuai dengan tuntutan Al-Qur’an dan As-Sunnah agar mampu menbangun sebuah peradaban manusia yang kreatif dan religius. Harapan dan cita-cita di atas, didasari dengan sebuah keyakinan, bahwa setiap anak memiliki potensi yang baik dan sempurna, dan dapat dikembangkan untuk memenuhi tujuan penciptaan yaitu dijadikan Hamba Allah SWT dan Khalifah di muka bumi, kemudian Alam Semesta dijadikan sebagai objek untuk kepentingan dan kelangsungan hidup mereka.

Sudah menjadi kewajiban bagi orang tua, guru dan lembaga pendidikan untuk dapat mendidik, membina anak-anaknya agar tumbuh menjadi manusia yang bertauhid, berakhlak, berkulaitas dan mempunyai jiwa kepemimpinan. Hal ini hanya dapat diwujudkan melalui Pembinaan dan Pendidikan yang memiliki Visi/Misi yang jelas, terencana, terprogram dan teraktualisasi dalam setiap kegiatan. Dengan adanya era globalisasi dan Informasi yang mengakibatkan semakin beratnya menghadapi berbagai macam tantangan, maka pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita adalah Sebuah karya yang paling tepat, arif dan bijaksana sebagai jawabannya. Dalam memberikan pola pendidikan kepada anak, selayaknya bukan hanya pada pengembangan sisi Kognitif (pengetahuan), Afektif (kecerdasan), dan Psikomotorik (kejiwaan) saja, tetapi seharusnya juga memberikan pola asuh dan asah Ruhiyah yang berdasarkan pada Al-Qur’an dan Al-Sunnah agar dapat menjadi manusia yang terbaik dan sempurna.*










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)