Hukrim

Advokat Sesalkan Sikap Menteri Susi Laporkan Aktivis Nelayan ke Polisi

Administrator | Selasa, 15 Agustus 2017 - 08:27:16 WIB | dibaca: 187 pembaca

Rusdiyanto (tengah,baju orange) Ketua Front Nelayan Indonesia bersama Tim Kuasa Hukumny di Bareskim Polri Unit Siber (foto : ist/hel/pp)

JAKARTA, Parahyangan-post.com - Menteri KKP Susi Pudjiastuti telah melaporkan seorang aktivis nelayan Rusdiyanto yang juga menjabat sebagai Ketua Front Nelayan Indonesia dengan tuduhan mencemarkan nama baik sebagaimana Pasal 45 (3) Jo. Ps.27 (3) UU ITE dan atau Ps.310 atau 311 KUHP di Bareskrim Polri Unit Siber.

Kemarin (Senin, 14/8) Rusdiyanto telah diperiksa di Bareskrim unit siber sebaga Saksi. "Pemeriksaan hari ini berjalan lancar dan saya juga sangat kecewa dan heran mengapa seorang aktivis nelayan ini yang selalu memberikan kritik konstruktif kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan malah dilaporkan ke Polisi?" Ungkap kekecewaan Helmi Al Djufri salah satu Advokat yang tergabung dalam Tim Pembela Aliansi Nelayan Indomesia.

"Seharusnya Bu Susi selaku Menteri KKP berterima kasih kepada Rusdiyanto yang sangat peduli terhadap kinerja KKP demi peningkatan kesejahteraan nelayan, tapi malah dilaporkan ke Polisi? Ini kan sangat aneh, kalau kita hidup di negara demokrasi, jangan bersikap anti kritik palagi kalau sudah jadi pejabat publik! Menteri itu kan seharusnya melayani rakyat, menyerap aspirasi rakyat apalagi Rusdiyanto ini aktivis nelayan yang tidak punya kepentingan politik, kalau tidak siap dikritik sebaiknya mundur saja, tidak usah jadi pejabat negara". Sesal Helmi Al Djufri yang juga dikenal sebagai Pegiat HAM pada PAHAM Jakarta ini.










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)