Husada

DARI JARINGAN INTERNASIONAL DAN DIKENDALIKAN NAPI LUBUK PAKAM, MEDAN

20 KG SABU, 50.000 EKSTASI, DAN 6.000 HAPPY 5 DIUNGKAP BNN

Administrator | Jumat, 15 April 2016 - 06:48:51 WIB | dibaca: 697 pembaca

MEDAN, Parahyanganpost.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai bagian dari Ops Bersinar 2016, kembali mengungkap Peredaran gelap Narkotika dengan melibatkan kurir wanita yang dikendalikan seorang Napi dari dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas), Jumat (1/4) di Medan, Sumatera Utara. Petugas berhasil menyita 20 kg sabu, 50.000 ekstasi, dan 6.000 happy 5 dari tangan Achin alias MR (wanita/WNI/32thn/kurir) di komplek BLK km 7,8 Kec. Medan Sunggal, Medan sekitar pukul 17.45 WIB. Selain itu petugas juga berhasil menangkap HND, JT, dan AH.

Peredaran gelap Narkotika yang melakukan penyelundupan melalui jalur laut tersebut diketahui dikendalikan oleh seorang warga negara Malaysia berinisial B yang dipesan oleh seorang bandar besar berinisial TG yang merupakan seorang Napi di Lubuk Pakam, Sumatera Utara. Tersangka Achin alias MR merupakan anak buah TG yang diduga berperan sebagai kurir dan tempat penyimpanan barang bersama dengan rekannya berinisial HND. Selain Achin alias MR dan HND, bandar TG diketahui juga memiliki anak buah berinisial JT yang berperan sebagai pemegang keuangan.

Kronologis Kejadian :

Kamis, 31 Maret petugas mendapat informasi akan adanya Narkotika yang masuk dari Malaysia ke Indonesia. Kemudian keesokan harinya Jumat (1/4) sekitar pukul 08.00 WIB petugas memperoleh informasi bahwa barang tersebut telah diterima oleh Achin alias MR dan HND yang berperan sebagai kurir sekaligus gudang dari barang TG.

Selanjutnya sekitar pukul 16.30 WIB petugas mendapati Achin alias MR membawa kendaraan sedan berwarna putih menuju salah satu pusat perbelanjaan di Gatot Subroto, Medan. Sesampainya di sana tak lama berselang petugas memergoki Achin alias MR menyerahkan sebuah bungkusan plastik kepada seseorang dan kemudian petugas pun melakukan penangkapan. Namun, keduanya kabur dengan menabrak beberapa pengunjung di halaman parkir pusat perbelanjaan tersebut, hingga akhirnya petugas berhasil menangkap tersangka Achin alias MR di komplek BLK km 7,8 Kec. Medan Sunggal, Medan.

Setalah berhasil menangkap Achin alias MR petugas bergerak ke rumah tersangka untuk menangkap HND, tetapi sesampainya di sana HND diketahui telah melarikan diri. Petugas pun hanya menemukan barang bukti berupa 20 kg sabu, 50.000 ekstasi, dan 6.000 happy 5 di rumah tersangka. Namun, setelah itu tersangka HND, JT, dan AH berhasil di tangkap di Ujung Pandang.

Atas pebuatannya para tersangka Achin alias MR, HND, JT dan AH dikenakan pasal 112 ayat 2 dan 114 ayat 1 Undang-Undang Narkotika Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman maksimal pidana mati.


#stopnarkoba

(rt/pp)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)