Kajian Dan Bedah Buku FIKIH JURNALISTIK, Buah Karya : Ustadz Faris Khairul Anam

Administrator | 21 April 2015 | dibaca: 1836 pembaca

Tema:


Assalamu’alaikum Wr.Wb.



Pers dan
publik adalah inheren. Keduanya bisa disatukan dalam hal apa saja. Fenomena
sosial yang terjadi di satu wilayah, dalam hitungan detik, bisa langsung
disebarkan oleh pers agar dikonsumsi sebagai sebuah berita oleh masyarakat di
wilayah lain.  Pers seperti menghapus sekat wilayah dan negara. Bahkan,
pers dengan mudah bisa menembus persoalan  yang paling pribadi yang
dialami  setiap insan dan kemudian bisa memberitakannya kepada pribadi
yang lain.



Sebagai
makhluk sosial, tentu saja jurnalis tidak bisa terjustifikasi sebagai mesin
penghasil berita semata. Profesi wartawan tidak hanya terkotak dalam bingkai
perusahaan yang menerbitkan produk pers. Dalam geraknya, jurnalis harus bisa
lebih dekat kepada masyarakat  dan
memberi kemaslahatan kepada publik dalam ruang kerja yang lain.



Terkadang justru
media mainstream menerapkan pemberitaan yang kurang fair terhadap peristiwa
yang menyangkut persoalan ummat muslim (Islam). Yang terjadi justru ummat
muslim (Islam) sering menjadi bulan-bulanan informasi, demi memenuhi syahwat
kepentingan asing oleh apa yang disebut sebagai industri media.



Jurnalis juga
harus sadar akan hak dan kewajiban serta peran dan tanggung jawabnya kepada
masyarakat, bangsa dan negara dalam rangka pengabdian kepada Alloh SWT.



Untuk itu, seorang
jurnalis muslim harus mampu menerapkan sifat-sifat Kenabian seperti Shidiq, Amanah, Fathanah dan Tabligh.



Sebuah kesadaran
sejarah dari para jurnalis muslim tentang pentingnya pembelaan terhadap
nilai-nilai keadilan dalam penyampaian informasi kepada publik yang selama ini
dirasa sering merugikan ummat muslim (Islam), bangsa dan Negara Indonesia.



Menyikapi hal
tersebut, serta untuk menggali dan memahami, apa dan bagaimana Kode Etik
Jurnalistik Islami, Jurnalisme Profetik dan Jurnalisme Kenabian, maka
Persaduaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) mengundang Bapak/Ibu/Ikhwan
Akhwat/Rekan-Rekan semua untuk hadir pada acara Kajian Dan Bedah Buku : “ FIKIH JURNALISTIK “, Buah Karya : Ustadz
Faris Khairul Anam, yang akan disleenggarakan pada :



Hari/Tanggal             :
Sabtu, 25 April 2015

P u k u l                      : 09.00 WIB s/d 11.30 WIB

T e m p a t                  : Masjid AL - FATTAAH

                                    Jl.
Jatinegara Timur 48 – 50, Jatinegara, Jakarta Timur



 



Nara Sumber/Pemateri :                

1.   
Ustadz
Yusuf Usman Baisa, LC; (Dewan Pembina gemaislam.com)

2.   
Ustadz
Faris Khairul Anam ; (Penulis Buku Fikih Jurnalistik)





Moderator : Ustadz Edy Mulyadi ; (Persaudaraan
Jurnalis Muslim Indonesia/PJMI)



 



Konfirmasi
kehadiran mohon dapat disampaikan kepada Sdr.
R. Widjojo Hartono – HP. 0812 3106 2242 (ikhwan), 0857 7282 541 (akhwat);  Sdr.Mohammad
Anthoni -  HP. 0813 1415 6686 ; Sdr.W. Suratman  – HP. 0852 1708 4656.



Atas
perhatiannya kami ucapkan Jazakumullah
Khairan Katsiran.




 


 



Wasslamau’alaikum Wr. Wb.



 



                                                                                   



R. Widjojo Hartono                                                               W.
Suratman

Ketua Panitia
                                                                          Sekretaris










Tanggal : 25 April 2015 s/d 25 April 2015
Tempat : Masjid AL FATTAAH, Jl.Jatinegara Timur No. 48- 50, Jatingara, Jakarta Timur
Pukul : 09.00 sd 11.30 WIB